Jokowi Salah Sebut Provinsi Padang, Netizen Sindir TWK

CNN Indonesia
Rabu, 19 May 2021 15:10 WIB
Netizen meminta Jokowi ikut tes wawasan kebangsaan usai salah menyebut Padang sebagai provinsi kala kunjungan ke tol Trans Sumatera. Ilustrasi Jokowi salah sebut Provinsi Padang. (Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo salah menyebut Padang sebagai provinsi kala melakukan kunjungan untuk meninjau pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera untuk ruas Pekanbaru-Padang, Seksi Pekanbaru-Bangkinang, Kota Pekanbaru, Rabu (19/5).

Kesalahan Jokowi tersebut sontak mengundang tawa dan olok-olok netizen. Tak butuh waktu lama, kata kunci 'Provinsi Padang' menjadi topik terpopuler di Twitter Indonesia.

Salah satu netizen @papateebee meledek bahwa buzzer dan juru bicara Jokowi seperti Fadjroel Rahman pasti akan sibuk menyiapkan alasan untuk membela Jokowi.


Sementara akun @MetalGreymon_ meledek Jokowi yang sempat jeda untuk berfikir dan melontarkan Provinsi Padang lebih pintar dari anak kelas 5 SD.

Tak sampai di situ, salah seorang netizen ragu Jokowi bisa lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang belakangan dipakai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjegal penyidik Novel Baswedan dkk terkait status Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Wawasan Kebangsaannya lulus gak klo begini ??? Provinsi Riau, Provinsi Padang," sindir Monica.

"Provinsi Padang? Mungkin perlu ada Tes Wawasan Indonesia juga. 75 pegawai @KPK_RI dinonaktifkan, karena dianggap tak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Kalau presiden yang tak lulus, bagusnya diapakan?," kicau Bos Sumule.

Sementara netizen @BossTemlen menyindir kesalahan Jokowi yang berulang dari kasus babi panggang alias Bipang Ambawang saat lebaran 2021.

Sebelumnya, kesalahan Jokowi tersebut diketahui dalam video berjudul 'LIVE: Peninjauan Jalan Tol Trans Sumatera, Ruas Pekanbaru-Padang, Kota Pekanbaru, 19 Mei 2021' yang diunggah akun Sekretariat Presiden, tepatnya tepatnya pada menit ke 15.50.

Jokowi menyampaikan harapan dengan semakin terhubungnya banyak wilayah di Pulau Sumatera akan muncul kecepatan dari mobilitas orang dan barang yang tentunya akan meningkatkan daya saing Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain.

Setelah itu, Jokowi menyebut Padang sebagai provinsi. Padahal sebagaimana diketahui, Padang merupakan salah satu kota di Provinsi Sumatera Barat.

"Kita harapkan mobilitas barang, mobilitas orang bisa dipercepat dan kita memiliki daya saing yang tinggi terhadap negara-negara lain dan produk-produk yang ada," ujarnya.

"Baik di Provinsi Riau dan di Provinsi Padang,nantinya akan memiliki daya saing yang baik terutama dalam rangka bersaing dengan produk-produk dari negara-negara lain," lanjut dia.

Terpisah, Kepala Sekretariat Presiden, Heru Budi Hartono mengatakan bahwa yang dimaksud Jokowi ialah Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Menurutnya, tol yang sedang dibangun saat ini akan menembus Kota Padang.

"Itu saat meninjau tol tadi. Bahwa tol tersebut dari Pekanbaru akan terus menuju Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Maksudnya itu," kata Heru kepada CNNIndonesia.com.

(dal/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER