Mengenal 5G yang Bakal Digelar Perdana Hari Ini di RI

eks, CNN Indonesia | Kamis, 27/05/2021 08:19 WIB
Mengenal jaringan 5G yang akan digelar perdana hari ini di Indonesia. Ilustrasi. (iStockphoto/alexsl)

Kesiapan Telkomsel gelar 5G

Telkomsel memanfaatkan spektrum frekuensi 2,3GHz untuk layanan 5G, yang didapatkan setelah melalui lelang pada awal tahun ini. Sebelumya, Telkomsel telah menjalani uji laik operasi (ULO) pada 19 hingga 20 Mei 2021.

Sehingga, jaringan 5G Telkomsel belum bisa dikomersialisasikan sebelum mengantongi izin komersial atau commercial operating permit.

Selain Telkomsel, operator lain yang berminat untuk menggelar layanan 5G adalah Indosat Ooredoo. Senior Vice President Corporate Communications Indosat Ooredoo Steve Saerang mengatakan bahwa saat ini pihaknya sedang berada dalam proses pengajuan ULO kepada Kominfo. Namun belum dijelaskan hasil uji coba yang telah dilakukan Indosat terhadap operasional layanan 5G.


Saat ini, Telkomsel telah menggelar lebih dari 231.000 BTS. Dari total BTS yang ada, 78 persen menggunakan teknologi 3G dan 4G. Sementara lisensi frekuensi yang dimiliki Telkomsel adalah 2,3 GHz dengan lebar pita 50 MHZ, frekuensi 2,1 GHz dengan lebar pita 15 MHz, frekuensi 1,8 GHz dengan lebar pita 22,5 MHz, dan frekuensi 800/900 MHz dengan lebar pita 15 MHz.

Tambahan spektrum frekuensi 2,3 GHz dengan total sebesar 20 MHz baru dapat mulai digunakan setelah dilakukan proses penataan ulang (refarming) dan keluarnya Izin Pita Frekuensi Radio (IPFR) dari Kemkominfo dalam waktu dekat. Sehingga, total Telkomsel total memiliki lebar pita 70 MHz di frekuensi 2,3 GHz.

Padahal menurut Direktur Eksekutif ICT Institute Heru Sutadi mengatakan layanan 5G baru akan optimal jika dialokasikan bandwidth sebesar 100MHz.

Oleh karena itu ia juga mengingatkan agar pemberian ULO nanti dilakukan dengan proses yang benar.
"Harus dipastikan 5G-nya nanti benar 5G, bukan 5G kaleng-kaleng agar masyarakat dapat layanan optimal," ujarnya.

Wilayah yang dapat 5G

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengungkapkan enam lokasi perdana di Indonesia yang bisa menikmati layanan5G. Enam wilayah yang dimaksud Johnny beberapa di antaranya ada di Jakarta.

"Lokasi di Jakarta antara lain perumahan Kelapa Gading, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, Widya Chandra," kata Johnny kepada CNNIndonesia.com, Rabu (19/5).

Sementara wilayah di luar DKI Jakarta yang disebut bakal mendapat layanan 5G, yakni di Provinsi Banten antara lain Bumi Serpong Damai (BSD) dan Alam Sutera.

Johnny juga menyebut rencana Telkomsel dalam menyediakan layanan 5G di luar DKI Jakarta dan Banten. Yakni di Batam, Medan, Solo, Bandung, Surabaya, Makassar, Denpasar, dan Balikpapan."Dan akan menyusul di berbagai kota dan lokasi prioritas lainnya," ujarnya.

Disinggung soal spektrum frekuensi radio yang akan digunakan layanan5G, kata Johnny, hal itu diserahkan kepada masing-masing operator seluler. Johnny menyebut operator seluler dapat menggunakan pita frekuensi radio eksisting yang telah dimiliki, karena berlaku prinsip teknologi netral.

"Pita frekuensi radio yang direncanakan akan digunakan Telkomsel untuk teknologi 5G ini menggunakan pita frekuensi radio 2,3 GHz untuk data plane dan pita frekuensi radio 1800 MHz untuk control plane," ujar Johnny.

(eks)

[Gambas:Video CNN]
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK