Polisi Bakal Bangun Monumen dari Knalpot Brong Sitaan

CNN Indonesia | Rabu, 09/06/2021 06:50 WIB
Polres Karanganyar menyita 200 knalpot brong dari operasi rutin kemudian mengatakan bakal membangun monumen dari komponen motor itu untuk edukasi. Petugas Kepolisian memusnahkan knalpot bising di aula Polres Bogor, Cibinong, Jawa Barat, Jumat (19/3/2021). (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar berencana membangun monumen dari knalpot brong hasil sitaan operasi rutin. Monumen knalpot tersebut akan ditempatkan di depan Mako Satlantas sebagai sarana edukasi terhadap masyarakat.

Knalpot yang akan dibangun menjadi monumen ini merupakan hasil sitaan tim gabungan Satlantas Polres Karanganyar, Polsek, Koramil, dan Satpol PP Kecamatan Tawangmangu.

Mereka sebelumnya berhasil menyita 200 knalpot brong dalam operasi yang berlangsung selama empat jam di Tawangmangu, Minggu (6/6). Pada kesempatan itu polisi juga sekaligus menilang 48 sepeda motor.


Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko mengatakan monumen knalpot brong diharapkan menjadi edukasi agar kemudian hari tidak ada lagi masyarakat yang menggunakan knalpot tak sesuai standar.

"Rencana kami buat monumen knalpot brong sebagai bentuk edukasi masyarakat Karanganyar. Jangan sampai menggunakan knalpot brong di wilayah Karanganyar. Kami bangun portable di depan kantor Satlantas," kata Sarwoko dalam situs resmi Korps Lalu Lintas Polri, Selasa (8/6).

Ia juga mengatakan awal mula melakukan operasi setelah menerima banyak aduan masyarakat perihal pengendara motor yang menggunakan knalpot brong.

"Dimulai dari patroli mobiling di seputaran kawasan wisata Tawangmangu, dari bawah ke atas," ucap dia.

Ia melanjutkan dalam operasi itu polisi tidak hanya melakukan tindakan hukum terhadap para pelanggar aturan lalu lintas, melainkan juga pembinaan dan edukasi perihal knalpot brong.

Pengendara yang menggunakan knalpot brong dan bisa menggantinya menggunakan knalpot standar saat operasi hanya akan mendapatkan surat imbauan.

"Tapi, knalpot kami sita. Yang tidak punya surat-surat dan tidak bisa mengganti knalpot brong itu yang kami tilang," ucap Sarwoko.

Sarwoko menambahkan rata-rata pengendara yang terjaring operasi berasal dari wilayah Jawa Timur.

"Ada yang dari Ponorogo, Ngawi. Ada juga dari kawasan Soloraya, seperti Klaten. Ya mereka ini piknik ya. Kopi darat dengan pengendara lain yang kendaraannya sama," ujarnya.

Lebih lanjut, ia bilang akan menggelar operasi tersebut secara rutin. Sasaran utama berada di kawasan wisata Tawangmangu, Ngargoyoso, dan kawasan Karanganyar terutama Alun-Alun Kabupaten Karanganyar.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK