6 Fakta Jaringan 5G

CNN Indonesia | Senin, 14/06/2021 16:18 WIB
Telkomsel dan Indosat dua perusahaan yang telah menyediakan jaringan 5G di Indonesia. Berikut fakta 5G untuk kehidupan sehari-hari. Ilustrasi jaringan 5G. (Foto: iStockphoto/alexsl)
Jakarta, CNN Indonesia --

Layanan jaringan 5G akhirnya tersedia di Indonesia. Telkomsel dan Indosat Ooredoo adalah dua perusahaan yang telah mendapat izin untuk menyediakan layanan itu secara komersial.

Jaringan 5G adalah jaringan baru di Indonesia. Pemerintah mengklaim jaringan tersebut menghadirkan kecepatan data yang fantastis dan latensi rendah.

Berikut fakta jaringan 5G yang perlu diketahui:


1. Lantensi rendah

5G adalah jaringan seluler generasi ke-5. Jaringan itu adalah standar nirkabel global baru setelah jaringan 1G, 2G, 3G, dan 4G.

Melansir Qualcomm, 5G ditujukan untuk memberikan kecepatan data puncak multi-Gbps, latensi rendah (minim terjadi penundaan), hingga kapasitas jaringan besar.

2. Sangat cepat

5G dirancang untuk memberikan kecepatan data puncak hingga 20 Gbps berdasarkan persyaratan IMT-2020. Selain kecepatan data puncak yang lebih tinggi, 5G dirancang untuk menyediakan lebih banyak kapasitas jaringan dengan memperluas ke spektrum baru, seperti mmWave.

5G juga dapat memberikan latensi yang jauh lebih rendah sehingga kecepatan data tetap tinggi secara konsisten, bahkan saat pengguna berpindah-pindah.

3. Sudah tersedia di banyak negara

Operator global mulai meluncurkan jaringan 5G pada awal 2019. Selain itu, semua produsen ponsel besar juga telah menjual ponsel 5G.

Berdasarkan data, 5G telah digunakan di lebih dari 60 negara dan terus bertambah. Peluncuran dan adopsi 5G dinilai jauh lebih cepat dibandingkan dengan 4G.

4. Berfungsi di ponsel 4G/LTE

Mengutip Mobile App Daily, pengguna dapat mengakses jaringan 5G di smartphone 4G/LTE (Long-Term Evolution). Namun, produsen ponsel akan merilis varian smartphone khusus 5G untuk memanfaatkan teknologi itu secara maksimal.

5. Teknologi aman

5G merupakan teknologi yang aman bagi manusia, hewan, maupun tumbuhan. Perusahaan jasa konsultansi, Deloitte menyebut bahwa teknologi 5G lebih aman dibanding teknologi generasi sebelumnya.

5G dirancang untuk menggunakan lebih sedikit daya dibandingkan dengan generasi sebelumnya sehingga daya yang dihantarkan juga lebih rendah.

6. Jaringan 5G bisa bikin boros atau hemat data

Teknologi jaringan 5G menghadirkan pengalaman yang lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya dengan menyuguhkan koneksi data yang cepat. Semakin cepat koneksi data, akumulasi data yang dikonsumsi bisa lebih besar. Boros atau tidak datanya tergantung penggunaan mengutip Telkomsel.

(jps/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK