LAPAN soal Jeff Bezos ke Luar Angkasa: Perjalanan Berisiko

CNN Indonesia | Senin, 14/06/2021 19:31 WIB
LAPAN membeberkan risiko yang akan dihadapi Jeff Bezos dan dua penumpang lain ketika bertolak ke luar angkasa. Jeff Bezos akan ke luar angkasa bulan depan menggunakan pesawat otonom tanpa pilot. (Foto: REUTERS/Joshua Roberts)
Jakarta, CNN Indonesia --

Peneliti Pusat Sains Antariksa (Pussainsa) LAPAN, Rhorom Priyatikanto membeberkan beberapa risiko yang berpotensi terjadi dalam perjalanan miliarder sekaligus pemilik perusahaan antariksa Blue Origin, Jeff Bezos ke luar angkasa.

Rhorom menjelaskan perjalanan Jeff Bezos ke luar angkasa memiliki risiko, mulai berpotensi pesawat mengalami kesalahan teknis dan meledak di angkasa sampai terpapar kosmik.

"Risiko pertama adalah terjadi kesalahan teknis dan meledak. Namun ada mekanisme pengaman yang sudah diterapkan di pesawat New Shephard," ujar Rhorom kepada CNNIndonesia.com lewat pesan teks, Senin (14/6).


Menurut Rhorom, hal lainnya pada penumpang pesawat yaitu risiko terpapar kosmik yang meningkat seiring bertambahnya ketinggian. Paparan radiasi kosmik disebutnya bisa picu kanker bagi manusia. Hal ini yang perlu diantisipasi dengan menyiapkan pelindung khusus pada pesawat dan setiap baju penumpang.

Jeff dilaporkan akan terbang bersama adiknya, Mark Bezos dan satu penumpang misterius sebagai pemenang lelang tiket ke luar angkasa.

Ketiganya diketahui bukan merupakan astronaut profesional yang melakukan sederet pelatihan.

Dijelaskan Rhorom, ketiga calon penumpang setidaknya wajib melakukan simulasi sehingga mereka lebih mengenal situasi di luar angkasa. Salah satu yang dimaksud Rhorom adalah simulasi pengenalan percepatan ketinggian dalam pesawat, seperti simulasi pesawat zero-G atau nol gravitasi.

"[Latihan simulasi] Supaya tidak pingsan atau muntah saat perjalanan. Perlu juga melatih supaya tidak claustrophobic dan tidak panik saat ada kondisi darurat," tuturnya.

Pelatihan persiapan ke luar angkasa ini wajib dijalani setiap penumpang besutan Blue Origin yang disebut menggunakan teknologi fully autonomous sehingga tidak membutuhkan pilot.

Pemilik perusahaan antariksa Blue Origin Jeff Bezos mengumumkan rencana terbang ke luar angkasa 20 Juli mendatang.

Jeff Bezos dan dua penumpang lain akan melakukan perjalanan hingga ketinggian 350 ribu kaki sehingga membutuhkan setelan baju astronaut untuk memperlancar perjalanan.

(can/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK