Tampilan Windows 11 Bocor di Internet

CNN Indonesia | Rabu, 16/06/2021 11:28 WIB
Tampilan sistem operasi yang disebut sebagai Windows 11 bocor di internet. Tampilan sistem operasi yang disebut sebagai Windows 11 bocor di internet. (AFP/MARTIN BUREAU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tampilan sistem operasi Windows 11 besutan Microsoft dikabarkan telah bocor di internet.

Bocoran itu dipublikasikan di jejaring Baidu hingga Twitter.
Tangkapan layar meliputi hampir seluruh tampilan Windows 11, mulai dari antarmuka pengguna baru, menu awal, dan masih banyak lagi.

Tampilan antarmuka pengguna Windows 11 dan menu Start terlihat sangat mirip dengan tampilan Windows 10X yang sebelumnya juga bocor ke publik.


Microsoft sebelumnya telah menyederhanakan sistem operasi Windows agar mudah dipakai untuk perangkat layar ganda. Namun, proyek itu dibatalkan dan lebih memilih untuk mengembangkan Windows 11.

Microsoft pun telah memberikan petunjuk bahwa mereka siap untuk meluncurkan sistem operasi berikutnya pada 24 Juni mendatang. Meski demikian perusahaan itu tak secara gamblang menyebut akan meluncurkan Windows 11.

Secara visual, perubahan terbesar adalah pada taskbar Windows. Microsoft kini telah memusatkan ikon aplikasi di taskbar seperti nampak dari cuitan berikut.



Menu Start yang diperbarui merupakan versi sederhana dari yang saat ini ada di Windows 10, tanpa Live Tiles.

Menu Start Windows 11 terdiri dari aplikasi yang disematkan, file terbaru, dan kemampuan untuk mematikan atau memulai ulang perangkat dengan cepat. Cara ini jauh lebih sederhana dari Windows 10.

Jika Anda tidak ingin ikon aplikasi dan menu Start berada di tengah, ada opsi untuk memindahkan semuanya kembali ke sisi kiri.

Microsoft juga menyediakan mode gelap untuk versi ini. Jika diaktifkan maka sistem operasi anyar ini tak jauh beda dari Windows 10.

Microsoft juga menggunakan sudut membulat di seluruh Windows 11. Ini terlihat di menu, kotak windows, dan File Explorer. Menu Start itu sendiri juga memiliki sudut membulat.

Dikutip The Verge, Microsoft diharapkan untuk membawa lebih banyak perubahan pada aplikasi bawaan Windows 11, tetapi sebagian besar tampaknya belum terlihat. 

Melansir Cnet, Microsoft dilaporkan membatalkan sistem operasi Windows 10X, perusahaan jelas menggunakan kembali sebagian fitur untuk ada di Windows 11.

Windows 10X pada awalnya dirancang untuk perangkat layar ganda, sebelum beralih ke laptop. Tetapi pembaruan itu kemudian dibatalkan.

Microsoft pun dilaporkan telah mengerjakan toko aplikasi baru untuk Windows dalam beberapa bulan terakhir. CEO Microsoft Satya Nadella telah berjanji untuk membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi pengembang dan pembuat aplikasi di Windows.

Pihaknya juga mempertimbangkan untuk memberi izin platform pihak ketiga aplikasi, yang memungkinkan pengembang untuk menghindari pemotongan harga yang biasanya diambil Microsoft dari sistem pembelian dalam aplikasi.

Lebih lanjut dilaporkan ada peningnkatan pengalaman Xbox di Windows 11. Aplikasi Xbox terbaru terintegrasi ke Windows 11, menawarkan akses cepat ke game Xbox Game Pass, yang merupkan bagian jejaring pengguna Xbox, dan toko Xbox.

(can/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK