Smartfren Uji Jaringan 5G di Frekuensi 26 GHz

mik, CNN Indonesia | Jumat, 18/06/2021 03:00 WIB
Smartfren Uji jaringan 5G di frekuensi yang tidak biasa. Uji coba ini untuk membuktikan kemampuan 5G yang dimilikinya. Smartfren uji coba jaringan 5G di Galeri Smartfren, Sabang, Jakarta, Kamis (17/6). (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Smartfren bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika resmi menggelar uji coba kedua jaringan 5G dengan menggunakan frekuensi 26 GHz (mmWave). Uji coba kali ini dilakukan di Galeri Smartfren, Sabang, Jakarta, Kamis (17/6).

VP Network Operations Smartfren Agus Rohmat menyampaikan pihaknya menyediakan beberapa use case untuk membuktikan kemampuan 5G yang dimiliki oleh Smartfren. Dia mengklaim layanan 5G Smartfren sangat cepat.

"Kami menyediakan beberapa use case, selian bukan hanya untuk nonton video, chatting, atau download. Kami juga menyediakan use case," ujar Agus.


Agus menyampaikan uji coba dilakukan dengan BTS 5G NR IU dari ZTE yang mendukung jaringan 5G di frekuensi mmWave. Perangkat itu terkoneksi jaringan inti Smartfren di kawasan BSD.

Dalam salah satu uji dengan menggunakan mobile WiFi yang terkoneksi ke laptop, kecepatan mengunduh dengan jaringan 5G Smartfren berada di rentang 1,7 sampai 1,8 Gbps. Dia mengklaim kecepatan itu lima kali lebih cepat dari kecepatan unduh jaringan 4G.

"Dengan kecepatan ini, banyak aplikasi use case yang bisa kita lakukan," ujarnya.

Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Kemkominfo, Mulyadi menuturkan Smartfren telah mendapatkan pita frekuensi 2,3 Ghz. Namun, dia mengatakan uji coba itu bukan Uji Layak Operasi (ULO) yang harus dilakukan sebuah operator agar mendapatkan surat keterangan layak operasi (SKLO) untuk menggelar jaringan 5G secara komersil.

Pasalnya, dia mengatakan pihaknya belum membuka lelang untuk spektrum frekuensi 26 Ghz.

"Ini bukan bagian dari ULO. Uji coba ini merupakan suatu penelitian dan review," ujar Mulyadi.

Presiden Direktur Smartfren, Merza Fachys mengatakan alasan pihaknya melakukan uji coba jaringan 5G di frekuensi mmWave. Di mengatakan frekuensi itu sangat tinggi sekali karena perangkat seluler saat ini beroperasi di 2,3 Ghz.

"Sekarang yang kami coba 10 kali lipat lebih tinggi, yaitu di 26 Ghz," ujar Merza.

Merza menyatakan pihaknya sudah siap secara teknologi untuk menggelar layanan 5G di Indonesia. Namun, dia berkata 5G bukan hanya layanan untuk ponsel. Dia berkata 5G merupakan teknologi yang menjanjikan banyak hal.

"Oleh sebab itu, kita harus betul-betul memanfaatkan teknologi ini," ujarnya.

Lebih dari itu, Chief Technology Officer Smartfren Shurish Subbramaniam menyampaikan pihaknya juga akan meluncurkan layanan 5G dalam waktu dekat. Pihaknya juga sudah menjalin kerjasama dengan Qualcomm dan ZTE.

"Semua sudah siap. Tunggu waktu," ujar Shurish.

(mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK