Rapor Penjualan Mobil China di RI 2021, DFSK-MG 'Bonyok'

CNN Indonesia | Selasa, 22/06/2021 06:10 WIB
Merek mobil asal China sangat tertekan dan penjualannya tidak secerah Wuling di Indonesia. DFSK Glory yang diuji di jalan menanjak di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta. (Foto: CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pasang surut pasar otomotif nasional sangat dirasakan pabrikan China di Tanah Air kala pandemi Covid-19 menghantam. Penjualan terseok-seok mulai kuartal kedua 2020 sampai awal kuartal I 2021.

Pasar otomotif dalam negeri mulai bangkit sejak diberlakukan diskon PPnBM 100 persen dimulai Maret 2021. Sejumlah merek otomotif yang masuk kategori mulai bernapas "lega" karena mobilnya mulai diminati masyarakat.

Di Indonesia ada beberapa merek otomotif China, yaitu Wuling, DFSK dan MG. Khusus MG merupakan merek otomotif "blasteran" China-Inggris yang masuk Indonesia pada semester II 2020.


Data retail atau penjualan dari dealer ke konsumen Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan penjualan dua merek China di Indonesia, Wuling dan DFSK selama Januari-Mei 2021 mengalami peningkatan dibanding 2020.

Wuling terekam meraih penjualan 8.314 unit selama Januari-Mei 2021, sedangkan periode yang sama tahun lalu hanya 4.448 unit. Kemudian kenaikan penjualan juga terlihat pada merek DFSK meski secara angka berada jauh di bawah merek mobil asal satu negaranya.

Penjualan DFSK selama lima bulan 2021 cuma 1.276 unit, sementara periode sama tahun lalu menorehkan angka 1.098 unit.

Sedangkan Morris Garage (MG) sebagai pemain paling baru tahun lalu belum memulai bisnisnya pada periode tersebut. Namun selama lima bulan tahun ini telah berhasil mencapai 423 unit.

Untuk diketahui penjualan mobil nasional 2021 memang meningkat terlebih ada aturan relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) hingga 100 persen.

Wuling mengirimkan satu model yang masuk kriteria lulus syarat diskon PPnBM sampai 100 persen, yakni Confero. Sedangkan produk lainnya, yaitu Almaz dan Cortez tidak masuk kategori.

Sedangkan seluruh mobil DFSK yang sudah diproduksi lokal juga tak masuk dalam skema keringanan pajak. Sedangkan MG diketahui semua model yang dijual masih didatangkan utuh dari luar negeri alias impor CBU.

Sejarah MG

Morris Garage (MG) merupakan merek otomotif asal Inggris yang muncul pada 1920an. Sebelum masuk pasar otomotif Indonesia, kepemilikan berganti menjadi milik grup otomotif besar di China.

Kegiatan produksinya juga kini difokuskan di China, setelah puluhan tahun diproduksi di Inggris.

(ryh/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
BACA JUGA
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK