Google Rilis Fitur Baru untuk Hitung Pendapatan

CNN Indonesia | Kamis, 24/06/2021 10:03 WIB
Nama fitur tersebut adalah Ilustrasi fitur google untuk hitung pendapatan. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Google meluncurkan fitur baru untuk menghitung gaji dan tunjangan untuk pekerja yang tidak menetap di kantor.

Nama fitur tersebut adalah "Work Location Tool". Caranya dengan mengakses google di mana pun berdasarkan lokasi meski pekerja berpindah domisili.

"Lebih banyak karyawan mempertimbangkan di mana mereka tinggal dan bagaimana mereka bekerja," kata juru bicara Google mengutip AFP, Rabu (23/6).


Alat ini akan menunjukkan kepada pekerja bagaimana kompensasi mereka akan disesuaikan tergantung pada lokasi. Sebab upah didasarkan pada biaya hidup pada tempat dan disesuaikan dengan pasar kerja lokal.

Google yang mempekerjakan sekitar 140 ribu orang di seluruh dunia mengubah model kerja selama pandemi misalnya 60 persen karyawannya akan bertemu di kantor hanya beberapa hari dalam seminggu, dan 20 persen pekerjanya akan berada pada lokasi kantor baru.

"Sisa 20 persen dari "Googler" diharapkan untuk bekerja dari rumah," menurut juru bicara.

Kepala eksekutif Google Sundar Pichai telah berbicara tentang fleksibilitas terkait pekerjaan jarak jauh dan perubahan lokasi ketika perusahaan teknologi inimembuka kembali kampus yang ditinggalkan selama pandemi.

Pada Juni Google memberi tahu karyawan tentang bagaimana mereka dapat meminta untuk bekerja secara permanen dari rumah atau bekerja dari kantor yang berbeda, tulis Pichai. Perusahaan akan menyesuaikan gaji orang dalam dua skenario.

(ryh/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK