Prologue, Nama Mobil Listrik Pertama Honda

fea, CNN Indonesia | Selasa, 29/06/2021 05:02 WIB
Honda Prologue adalah SUV listrik yang bakal dipasarkan di Amerika Serikat pada 2024 Logo Honda. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
Jakarta, CNN Indonesia --

Honda mengumumkan 'Prologue' adalah nama untuk mobil listrik pertama mereka yang akan dijual di Amerika Serikat pada 2024. Mobil berupa SUV ini merupakan hasil proyek kerja sama dengan General Motors (GM).

Honda Prologue dirancang menggunakan platform kendaraan listrik milik GM. Selain itu mobil ini juga memakai teknologi baterai merek asal Amerika Serikat itu, Ultium.

Walau rangka dan jantung pacu buatan orang lain, Honda mengemas eksterior dan interior sesuai bahasa desainnya sendiri.


Honda mengatakan Prologue, sesuai namanya, akan mengawali transisi elektrifikasi perusahaan. Honda juga akan memperkenalkan serangkaian mobil listrik lainnya pada pertengahan dekade ini.

Selain Prologue, Honda juga menyatakan bakal merilis mobil listrik lain dengan emblem Acura untuk pasar Amerika Utara. Sejauh ini nama mobil listrik Acura itu belum diketahui.

Pengumuman nama Prologue ini datang setelah Honda mengumumkan pemberhentian produksi Clarity versi fuel cell dan plug-in hybrid pada Agustus. Meski begitu Honda memastikan tetap melanjutkan pengembangan mobil hybrid.

"Kami tahu konsumen yang punya pengalaman baik dengan kendaraan hybrid akan berpeluang membeli kendaraan listrik pada masa depan. Strategi kami fokus memperkenalkan hybrid sebagai model ini dalam jangka waktu dekat, menjelang pengenalan Prologue," kata Dave Gardner, Executive VP of Amerikan Honda, dilansir dari Paultan, Senin (28/6).

Motor1 menjelaskan, di luar kerja sama dengan GM, Honda juga mengerjakan proyek mobil listrik menggunakan platform rancangan sendiri, e:Architecture.

Pada April lalu CEO Honda Toshihiro Mibe mengatakan perusahaan berencana meningkatkan jumlah model listrik dan fuel cell menjadi 40 persen di pasar besar seperti Amerika Serikat dan China pada 2030. Persentase itu dikatakan bakal meningkat menjadi 80 persen pada 2035 dan 100 persen pada 2040.

(fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK