VIDY Ciptakan Peluang Besar Tak Terbatas bagi Bisnis

VIDY, CNN Indonesia | Sabtu, 24/07/2021 11:20 WIB
VIDY menemukan teknologi 'lapisan tak terlihat' yang berguna bagi publisher untuk menciptakan ruang lebih banyak demi interaksi lebih dengan para pengguna. VIDY menemukan teknologi 'lapisan tak terlihat' yang berguna bagi publisher untuk menciptakan ruang lebih banyak demi interaksi lebih dengan para pengguna. (Foto: VIDY)
Jakarta, CNN Indonesia --

VIDY menemukan 'lapisan tak terlihat' yang berguna bagi publisher untuk menciptakan ruang lebih banyak demi interaksi lebih dengan para pengguna.

Teknologi itu, demikian VIDY, diterapkan melalui SDK yang kini sudah diterapkan di banyak perusahaan media global. Ini terdiri dari Vogue, Esquire, Robb Report, L'Officiel, CNN Indonesia dan CNBC Indonesia.

Platform VIDY, yang berdiri sejak 2016 itu, pun juga berguna bagi perusahaan untuk berinteraksi lebih banyak kepada pelanggan mereka melalui kupon atau voucher digital. Kupon itu dapat ditukarkan secara instan, yang dikenal sebagai Non-Fungible Tokens (NFTs).


Vidy(Foto: VIDY)

Vidy(Foto: VIDY)

Di ekosistem VIDY, ketika pengguna menonton video iklan dari merek perusahaan tertentu, maka dia memperoleh hadiah dalam bentuk VIDYX. Pengguna, demikian perusahaan itu, dapat melakukan swipe up di video untuk menukar VIDYX dengan kupon yang akhirnya dapat ditukarkan di toko.

Proses itu dinilai dapat meningkatkan partisipasi pengguna dan menghubungkan pengguna online ke offline. Selain itu, proses itu tak dikenakan biaya.

"Teknologi kami matang dan terbukti, mengingat semua klien telah memakainya sejak 2 tahun lalu. Dengan marketplace yang terdesentralisasi, kami yakin ini juga akan menunjukkan potensi VIDY. Kami juga menyambut kemitraan bagi siapa pun yang melihat potensi itu di ekosistem kami," kata Matthew Lim, salah satu pendiri VIDY, dalam rilisnya.

Vidy(Foto: VIDY)

Vidy(Foto: VIDY)

SDK milik VIDY juga dilaporkan sudah menembus 10 miliar page views setiap bulan dengan pengguna bulanan mencapai 150 juta.

Pada Maret lalu, VIDY juga mengumumkan joint venture bersama dengan Vogue dan Binance, yang meluncurkan pasar NFT premium: Brytehall.com.

Baru-baru ini, VIDY juga mengumumkan keterlibatannya di pasar NFT terdesentralisasi Binance Smart Chain (BSC) yang disebut Rara.

"Ekosistem VIDY hanya bisa tumbuh dengan lebih banyak peserta yang berkualitas. Kolaborasi Vogue dan Biance menghadirkan yang terbaik di fashion dan cyrpto," kata Lim.

Sementara untuk Rara, kata dia, pihaknya akan menghadirkan komunitas yang besar untuk seniman dan merek tertentu dengan NFT. Lim menegaskan interaksi melalui NFT baik online maupun offline akan menjadi masa depan yang menarik.

(asa)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK