Penjelasan Meteor Bola Api Norwegia, Lebih Terang dari Venus

CNN Indonesia | Selasa, 27/07/2021 11:10 WIB
Meteor yang melintas di Oslo, Norwegia diklasifikasikan sebagai bola api yang menghasilkan cahaya lebih terang dari Venus. Ilustrasi bola api. (AFP PHOTO / Ye Aung Thu)
Jakarta, CNN Indonesia --

Meteor yang melintas di atas Oslo, Norwegia, pada Minggu (25/7) merupakan tipe spesial yang disebut fireball atau bola api. Pecahan batu dari luar angkasa itu dilaporkan telah menyebabkan suara gemuruh dan kilat cahaya saat terbakar pada malam hari.

Live Science menjelaskan, berdasarkan American Meteor Society (AMS), meteor bola api didefinisikan sebagai meteor yang menghasilkan cahaya dengan intensitas mirip atau lebih dari cahaya Venus pada malam hari.

Meteor bola api terbakar sangat terang karena ukuran dan kecepatannya. Saat melintas dengan kecepatan melebihi kecepatan cahata, meteor ini bergesekan dengan atmosfer bumi kemudian menghasilkan ledakan sonik yang terdengar penduduk.


AMS menjelaskan beberapa ribu meteor bola api dikatakan masuk ke atmosfer bumi setiap hari, namun kebanyakan tidak diketahui karena tak cukup terang terlihat mata telanjang atau melintas di wilayah tak berpenduduk.

Pada Maret lalu meteor bola api terlihat melintas di atas Inggris, Wales, dan utara Prancis. Pada bulan yang sama meteor sebesar bola bowling meledak di atas Vermont dengan kekuatan setara 200 kilogram TNT.

Saat meteor menghantam atmosfer,  ledakan tercipta bisa kira-kira setara 400-500 kiloton TNT, atau 26 hingga 33 kali energi yang dilepaskan oleh bom Hiroshima.

Norwegian Meteor Network (NMN) sebelumnya menjelaskan berdasarkan hasil analisa mereka dari berbagai video penampakan, meteor yang membakar 'langit malam bak siang hari' itu jatuh di hutan Finnemarka, sekitar 60 km dari Oslo.

Meteor itu diperkirakan berakselerasi sekitar 72 ribu kilometer per jam dan menerangi langit selama lima hingga enam detik. Gelombang tekanan meteor juga menyebabkan embusan angin kencang.

Meteor diduga belok mengarah ke Bumi setelah membentur sabuk asteroid yang berada di antara Mars dan Jupiter. Namun penjelasan detail soal ini masih belum ada.

(can/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK