Rusia Ubah Stasiun Ruang Angksa Setelah 20 Tahun Beroperasi

CNN Indonesia | Selasa, 27/07/2021 19:29 WIB
Badan Antariksa Rusia, Rocosmos menonaktifkan kompartemen dok Pirs yang sudah 20 tahun beroperasi. Ilustrasi ruang angkasa ISS. (dok. nasa.gov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Beberapa hari setelah Rusia meluncurkan modul Nauka ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), Rocosmos dilaporkan menonaktifkan kompartemen dok Pirs yang sudah 20 tahun beroperasi.

Kompartemen dok Pirs dilepas dari stasiun luar angkasa pada pukul 6:55 pagi EDT (1055 GMT) dan perlahan-lahan ditarik oleh pesawat ruang angkasa kargo yang sudah berlabuh di sana. Kompartemen di segmen Rusia ISS berfungsi sebagai salah satu pelabuhan utama untuk kendaraan yang datang dan berangkat dari stasiun.

Keberangkatan dari titik nadir atau titik yang menghadap ke Bumi dari modul Zvezda di stasiun Rusia, menandai komponen pertama dari kompleks yang mengorbit dinonaktifkan dan dibuang.

"Kendaraan kargo Progress MS-16 dengan modul dok Pirs dilepas dari ISS. Sekarang kapal bersama dengan modul tersebut dalam penerbangan otonom bersiap untuk memasuki atmosfer bumi," kata badan antariksa Rusia Rocomos dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip India Today.

Pirs berukuran panjang 5 x 2,5 meter, yang terhubung dengan pesawat ruang angkasa Progress MS-16. Pirs beranjak dari stasiun di bawah kendali mesin kapal kargo.

Kapal barang yang tidak berawak itu dijadwalkan untuk melakukan pembakaran deorbit pada pukul 10:01 pagi EDT (1401 GMT), dan Pirs kembali ke Bumi untuk dihancurkan saat masuk kembali ke Samudra Pasifik, sekitar empat jam setelah mereka meninggalkan stasiun.

Pembuangan itu terjadi lima hari setelah Roscosmos, perusahaan antariksa negara Rusia meluncurkan pengganti Pirs: modul laboratorium multiguna (MLM) bernama "Nauka" dalam bahasa Rusia, yang artinya sains.

Tertunda pembangunan lebih dari 13 tahun karena serangkaian masalah teknis dan keterbatasan anggaran, Nauka berfungsi sebagai fasilitas penelitian, pelabuhan dok, dan ruang udara luar angkasa.

Pengendali penerbangan Rusia awalnya merencanakan Pirs untuk lepas landas pada Kamis (22/7), tetapi ditunda empat hari untukmemastikan Nauka beroperasi di orbit Bumi, agar terhubung dengan aman ke stasiun ruang angkasa.

Dok Pirs diluncurkan dari Kosmodrom Baikonur di Kazakhstan pada 14 September 2001, yang dimodifikasi sebagai tahap atas roket Soyuz-U-nya. Tiga hari kemudian, itu terhubung dengan Zvezda, menjadi modul keenam yang ditambahkan ke stasiun luar angkasa.


Selama 20 tahun terakhir, lebih dari 70 kendaraan berlabuh dan melepas dari dok Pirs. Secara total, terdapat 39 kendaraan kargo dan 32 pesawat ruang angkasa berawak Soyuz menggunakan Pirs untuk tiba atau berangkat dari stasiun luar angkasa.

Pirs juga menggunakan airlock, mendukung 53 spacewalks oleh pasangan kosmonaut dan astronaut yang mengenakan pakaian antariksa Orlan Rusia.

Perjalanan luar angkasa Rusia berikutnya dilakukan menggunakan modul penelitian mini Poisk, untuk mempersiapkan keberangkatan Pirs dengan menghapus eksperimen yang dipasang di luar, dengan memposisikan ulang antena dan merutekan ulang kabel.

Dikutip Space, secara total, kompartemen dok Pirs telah merapat ke Stasiun Luar Angkasa Internasional selama 19 tahun, 313 hari, 9 jam, 50 menit, dan 45 detik.

(can/DAL)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK