Fakta Jeff Bezos yang Terbang ke Luar Angkasa Hari Ini

CNN Indonesia | Selasa, 20/07/2021 14:56 WIB
Jeff Bezos dan tiga awak lain di kapsul Blue Origin akan melayang di luar angkasa selama kira-kira 11 menit. Jeff Bezos dijadwalkan meluncur ke luar angkasa pada Selasa (20/7/2021). (REUTERS/Isaiah Downing)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jeff Bezos, salah satu orang terkaya di planet ini, tengah menyiapkan perjalanan suborbital ke luar angkasa pada hari ini, Selasa (20/7). Alat transportasi yang digunakan adalah pesawat bertenaga roket 3.701 kilometer per jam milik Blue Origin.

Bezos adalah pendiri Blue Origin pada 2000, dia mengembangkan teknologi roket sebagai basis bisnis, misalnya seperti perjalanan luar angkasa berbayar yang mirip misi penerbangan Richard Branson pada pekan lalu.

Beda teknologi Bezos dan Branson

Penerbangan Bezos dilakukan sembilan hari usai Branson, miliarder asal Inggris, melakukan perjalanan supersoniknya ke tepi ruang angkasa.


Meskipun keduanya kompak mengumumkan tidak ada kompetisi misi ke luar angkasa, namun Branson, Bezos, dan pendiri SpaceX, Elon Musk, kerap disebut bertarung untuk jadi yang pertama membawa wisatawan ke luar teritori bumi.

CNN menjelaskan penerbangan New Sephard, nama roket Blue Origin, dikatakan punya perbedaan dan kemiripan dengan apa yang direncanakan Branson.

Virgin Galactic, produsen pesawat luar angkasa milik Branson, telah membangun kendaraan mirip pesawat terbang yang membutuhkan landasan pacu untuk lepas landas hingga mendarat.

Pesawat itu telah menyelesaikan uji terbang dan Branson menjadi miliarder pertama yang terbang ke luar angkasa pada 11 Juli.

Sementara itu New Shepard adalah roket suborbital yang lepas landas secara vertikal dari landasan peluncuran. Hal ini bakal memberikan pengalaman lebih singkat namun berkecepatan lebih tinggi daripada pesawat Branson.

New Shepard juga dikatakan bisa mengantar penumpang lebih tinggi puluhan kilometer di atas permukaan Bumi. Hal ini membuat penumpang akan merasakan durasi tanpa gravitasi lebih lama ketimbang Branson.

New Shepard dilaporkan telah 15 kali melakukan uji terbang tanpa awak. Bezos mengumumkan pada awal Juni bahwa ia bermaksud melakukan penerbangan berawak pertama, yang dijadwalkan pada 20 Juli.

Bezos juga mengatakan publik dapat menyaksikan langsung peluncuran itu melalu streaming di situs resmi Blue Origin. Misi itu diharapkan dimulai Selasa (20/7) setelah pukul 8.00 ET pagi, jika cuaca memungkinkan.

Empat orang penumpang

Meskipun kapsul New Shepard dapat membawa penumpang hingga enam orang, Bezos hanya membawa tiga orang lainnya dalam perjalanan perdana itu.

Ketiga orang itu yakni saudaranya, Mark Bezos, Wally Funk, seorang pilot wanit berusia 82 tahun, dan seorang bocah lulusan SMA berusia 18 bernama Oliver Daemen.

Bezos seharusnya terbang bersama penawar misterius, pemenang lelang Blue Origin baru-baru ini yang sepakat membayar US$28 juta (Rp406 miliar) untuk satu kursi. Namun orang yang enggan diungkap indentitasnya itu harus mungundurkan diri karena konflik penjadwalan.

Daemen yang merupakan anak pendiri perusahaan investasi berbasis di Belanda akhirnya membayar harga tiket itu, dan dirinya menempati slot kursi tersebut.

11 menit di luar angkasa

Ketika kebanyakan orang berpikir tentang penerbangan luar angkasa, mereka berpikir tentang seorang astronot mengelilingi Bumi, mengambang di luar angkasa, setidaknya selama beberapa hari.

Namun bukan itu yang dilakukan Bezos bersaudara dan kedua pendampingnya. Mereka hanya naik ke tepi luar ruang angkasa dan akan kembali lagi ke Bumi dalam waktu singkat sekitar 11 menit.

Mekanisme peluncuran

Roket dan kapsul akan diletakkan di landasan peluncuran milik Blue Origin di pedesaan Texas, dekat van Horn, 120 mil dari timur El Paso.

Peluncuran suborbital New Shepard memiliki kecepatan mencapai tiga kali kecepatan suara, diprediksi sekitar 3,7 ribu kilometer per jam dan langsung terbang ke atas sampai roket menghabiskan sebagian besar bahan bakarnya.

Kapsul kemudian terpisah dengan roket peluncur dan kapsul akan meluncur ke tepi luar angkasa sebelum melayang-layang. Hal itu memberikan sensasi penumpang beberapa menit tanpa gravitasi.

(can/fea)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK