Mengenal Chipset HP Rancangan Google Pesaing Qualcomm: Tensor
CNN Indonesia
Rabu, 11 Agu 2021 14:15 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Google meluncurkan chipset rancangan sendiri yang dinamakan Tensor yang akan menjadi pesaing Qualcomm. (Tangkapan layar web blog.google)
Jakarta, CNN Indonesia --
Google menyematkan chipset(system on chip/ SoC) buatan sendiri, Tensor, perangkat Google Pixel 6dan Pixel 6 pro.
Hal ini merupakan gebrakan baru lantaran sebelumnya perusahaan itu mengandalkan chipset buatan Qualcomm untuk produk-produk ponselnya. Sebelumnya, Google sudah membuat Tensor, namun untuk digunakan di server.
Google dikabarkan akan bekerja sama dengan Samsung dalam membuat chipset Tensor SoC. Dengan membuat chipset sendiri, Google menyamakan langkah dengan perusahaan seperti Apple dan Samsung yang sudah menggunakan chipset sendiri di ponsel mereka. Samsung memiliki Exynos dan Apple mengembangkan Bionic.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google menargetkan segmen kelas atas, menempatkan Tensor SoC setara dengan Exynos 2100.
CEO Google Sundar Pichai mengatakan tahun lalu bahwa perusahaan akan melakukan lebih banyak investasi ke perangkat keras, dan hasilnya adalah SoC Tensor.
Meskipun Google belum mengkonfirmasi bahwa pembuatannya bekerja sama dengan Samsung, semua tanda menunjukkan Samsung Exynos 2100 adalah fondasi bagi SoC Tensor.
Hal itu disebut menghasilkan kombinasi yang sangat menarik, karena chipset Exynos 2100 memiliki kinerja di atas Snapdragon 888.
Exynos 2100 dilengkapi satu inti Cortex X1, tiga inti A78, dan empat inti A55 hemat energi. Di sisi GPU, Tensor SoC disebut menggunakan bagian standar Arm Mali-G77.
Sementara Google membuat banyak perubahan pada AI (kecerdasan buatan), ML (pembelajaran mesin), dan sisi keamanan, CPU dan GPU tidak berubah dari Exynos 2100 biasa, dan itu berarti Pixel 6 dan 6 Pro memberikan tingkat kinerja yang sama seperti seri Galaxy S21.
Produksi Tensor kemungkinan dibuat pada node 5nm Samsung, seperti Snapdragon 888 dan 780G serta Exynos 2100. Node 5nm akan memberikan peningkatan efisiensi tambahan.
Google telah mencoba perangkat keras khusus di masa lalu dengan Pixel Visual Core dan modul keamanan Titan M, yang menjadi andalan di Pixels. Modul keamanan Titan M di Pixels menawarkan lapisan keamanan tambahan, dan Google akan mewarisinya ke Tensor SoC.
Tensor SoC menawarkan modul keamanan Titan M2, dan Google mengklaim bahwa modul itu memberikan lapisan keamanan paling tebal dibandingkan ponsel apa pun.
Hal ini membuat Pixel 6 dan 6 Pro menonjol dalam hal keamanan perangkat keras, dengan modul keamanan Titan M yang menyimpan informasi sensitif seperti data biometrik dan mengautentikasi status boot Pixel.
Hal menarik lainnya adalah perangkat keras dan perangkat lunak kamera. Salah satu peningkatan terbesar Tensor adalah AI.
Google sangat bergantung pada fotografi komputasi dan AI pada perangkatnya, dan itu akan ditingkatkan dengan seri Pixel 6.
Seperti yang dirinci oleh The Verge, dilengkapi Tensor Processing Unit (TPU) khusus untuk AI akan digunakan untuk mengambil foto dan video yang lebih baik.
Namun begitu Tensor SoC hingga kini belum ada kejelasan, apakah akan disertai layanan 5G atau belum. Amerika Serikat adalah pasar besar untuk penjualan perangkat Pixel, namun sementara ponsel 5G disertai chipset MediaTek. Varian mmWave semuanya menampilkan modem Qualcomm - termasuk iPhone 12.
Tensor SoC akan memulai debutnya di Pixel 6 dan Pixel 6 pro. Kini hanya perlu menunggu dan melihat apakah kedua persngkat itu akan disertai chipset Tensor SoC atau belum.
Pixel 6 Pro memiliki layar QHD+ 6,7 inci dengan refresh 120Hz, sedangkan Pixel 6 biasa dilengkapi dengan panel 90Hz 6,4 inci.
Dikutip Android Central, kamera Pixel 6 juga dirombak, dengan kamera utama disertai dengan lensa sudut lebar dan lensa zoom hingga 4x perbedaran.
Jakarta, CNN Indonesia --
Google menyematkan chipset(system on chip/ SoC) buatan sendiri, Tensor, perangkat Google Pixel 6dan Pixel 6 pro.
Hal ini merupakan gebrakan baru lantaran sebelumnya perusahaan itu mengandalkan chipset buatan Qualcomm untuk produk-produk ponselnya. Sebelumnya, Google sudah membuat Tensor, namun untuk digunakan di server.
Google dikabarkan akan bekerja sama dengan Samsung dalam membuat chipset Tensor SoC. Dengan membuat chipset sendiri, Google menyamakan langkah dengan perusahaan seperti Apple dan Samsung yang sudah menggunakan chipset sendiri di ponsel mereka. Samsung memiliki Exynos dan Apple mengembangkan Bionic.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Google menargetkan segmen kelas atas, menempatkan Tensor SoC setara dengan Exynos 2100.
CEO Google Sundar Pichai mengatakan tahun lalu bahwa perusahaan akan melakukan lebih banyak investasi ke perangkat keras, dan hasilnya adalah SoC Tensor.
Meskipun Google belum mengkonfirmasi bahwa pembuatannya bekerja sama dengan Samsung, semua tanda menunjukkan Samsung Exynos 2100 adalah fondasi bagi SoC Tensor.
Hal itu disebut menghasilkan kombinasi yang sangat menarik, karena chipset Exynos 2100 memiliki kinerja di atas Snapdragon 888.
Exynos 2100 dilengkapi satu inti Cortex X1, tiga inti A78, dan empat inti A55 hemat energi. Di sisi GPU, Tensor SoC disebut menggunakan bagian standar Arm Mali-G77.
Sementara Google membuat banyak perubahan pada AI (kecerdasan buatan), ML (pembelajaran mesin), dan sisi keamanan, CPU dan GPU tidak berubah dari Exynos 2100 biasa, dan itu berarti Pixel 6 dan 6 Pro memberikan tingkat kinerja yang sama seperti seri Galaxy S21.
Produksi Tensor kemungkinan dibuat pada node 5nm Samsung, seperti Snapdragon 888 dan 780G serta Exynos 2100. Node 5nm akan memberikan peningkatan efisiensi tambahan.
Google meluncurkan chipset rancangan sendiri yang dinamakan Tensor yang akan menjadi pesaing Qualcomm. (Tangkapan layar web blog.google)
Google telah mencoba perangkat keras khusus di masa lalu dengan Pixel Visual Core dan modul keamanan Titan M, yang menjadi andalan di Pixels. Modul keamanan Titan M di Pixels menawarkan lapisan keamanan tambahan, dan Google akan mewarisinya ke Tensor SoC.
Tensor SoC menawarkan modul keamanan Titan M2, dan Google mengklaim bahwa modul itu memberikan lapisan keamanan paling tebal dibandingkan ponsel apa pun.
Hal ini membuat Pixel 6 dan 6 Pro menonjol dalam hal keamanan perangkat keras, dengan modul keamanan Titan M yang menyimpan informasi sensitif seperti data biometrik dan mengautentikasi status boot Pixel.
Hal menarik lainnya adalah perangkat keras dan perangkat lunak kamera. Salah satu peningkatan terbesar Tensor adalah AI.
Google sangat bergantung pada fotografi komputasi dan AI pada perangkatnya, dan itu akan ditingkatkan dengan seri Pixel 6.
Seperti yang dirinci oleh The Verge, dilengkapi Tensor Processing Unit (TPU) khusus untuk AI akan digunakan untuk mengambil foto dan video yang lebih baik.
Namun begitu Tensor SoC hingga kini belum ada kejelasan, apakah akan disertai layanan 5G atau belum. Amerika Serikat adalah pasar besar untuk penjualan perangkat Pixel, namun sementara ponsel 5G disertai chipset MediaTek. Varian mmWave semuanya menampilkan modem Qualcomm - termasuk iPhone 12.
Tensor SoC akan memulai debutnya di Pixel 6 dan Pixel 6 pro. Kini hanya perlu menunggu dan melihat apakah kedua persngkat itu akan disertai chipset Tensor SoC atau belum.
Pixel 6 Pro memiliki layar QHD+ 6,7 inci dengan refresh 120Hz, sedangkan Pixel 6 biasa dilengkapi dengan panel 90Hz 6,4 inci.
Dikutip Android Central, kamera Pixel 6 juga dirombak, dengan kamera utama disertai dengan lensa sudut lebar dan lensa zoom hingga 4x perbedaran.