Sandiaga di KPI: Tak Hanya Mahasiswa yang Dibungkam Teknologi

CNN Indonesia | Rabu, 15/09/2021 11:17 WIB
Sandiaga Uno melontarkan candaan di acara KPI bahwa teknologi bisa membungkam menteri, bukan hanya mahasiswa. Menparekraf Sandiaga Uno. Sandiaga Uno melontarkan candaan di acara KPI bahwa teknologi bisa membungkam menteri, bukan hanya mahasiswa. (Arsip Kemenparekraf)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahudin Uno menyebut teknologi tak hanya membungkam mahasiswa tapi juga dapat membungkam Menteri.

Candan itu diungkap saat tengah memberikan pidato kehormatan pada Konferensi Penyiaran Indonesia yang diselenggarakan oleh Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) secara virtual, Rabu (15/9) pagi.

"Oiya mohon maaf tadi ter-mute kayanya...ini adalah bagian dari sistem teknologi bahwa menteri saja bisa dibisukan. Jadi bukan hanya mahasiwa bisa dibisukan tapi menteri juga bisa dibisukan," guyonnya saat membuka acara KPI di Makassar yang ditayangkan secara virtual, Rabu (15/9) pagi.


Pasalnya, saat pidato Sandiaga baru berlangsung beberapa menit menggunakan Zoom itu mendadak tak terdengar. Sontak pembawa acara memberitahu Sandiaga bahwa fitur mute di paltformnya sempat aktif, walhasil suara dari perangkatnya tidak terhubung dengan sambungan virtual.

Lebih lanjut Sandiaga menyinggung bahwa pembisuan di acara virtual merupakan bentuk sensor yang dilakukan oleh pembawa acara. Jadi, kata Sandiaga, pembawa acara bisa membisukan peserta kapan saja dia mau dan kapan saja dia suka.

"Yang paling berkuasa dalam acara-acara seperti ini adalah host, dia bisa membisukan kapan saja dia mau dan kapan saja dia suka," ujarnya berkelakar.

Di samping itu Sandiaga menjelaskan bahwa kebangkitan teknologi digital dan teknologi komunikasi saat ini menjadi satu fenomena spektakuler pada masa pandemi Covid-19. Di antaranya dapat dimanfaatkan untuk webinar, virtual meeting, remote working dan work from home.

Namun demikian ia menyampaikan bahwa lembaga penyiaran harus menciptakan konten-konten yang kreatif yang mempersatukan masyarakat dengan mendistribusikan informasi akurat, terverifikasi dengan bingkai inovasi sesuai dengan nilai luhur bangsa.

Dia juga mendorong industri media, komunikasi dan penyiaran terus berkolaborasi untuk menciptakan pemikiran luhur, di mana sektor penyiaran dapat mendukung pembangunan bangsa dan mendukung terciptanya generasi yang berakhlakul karimah.

"Saya juga menitipkan kepada industri media dan komunikasi dan industri penyiaran agar terus berkolaborasi menciptakan satu pemikiran luhur di mana sektor penyiaran mendukung pembangunan bangsa dan mendukung juga terciptanya generasi-generasi ke depan yang berakhlakul karimah dan juga menjunjung tinggi semangat amanah, fatonah dan tabliq," tutupnya.

(can/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK