Instagram Kawan Baik Komodo Hilang, Usai Kasus Video KLHK

CNN Indonesia | Kamis, 16/09/2021 12:17 WIB
Akun Instagram Kawan Baik Komodo hilang usai mengunggah kasus video pegawai KLHK yang mengamuk saat diskusi virtual. Akun Instagram Kawan Baik Komodo hilang usai mengunggah kasus video pegawai KLHK yang mengamuk saat diskusi virtual. (AFP/JUNI KRISWANTO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Akun Instagram pemerhati kawasan konservasi Pulau Komodo, Kawan Baik Komodo, hilang sejak Rabu malam (15/9).

Hal ini terjadi setelah lembaga swadaya itu mengunggah aksi pejabat Kementerian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) yang mengamuk dalam seminar virtual membahas Komodo yang diadakan Universitas Brawijaya tentang Komodo.

Video tersebut diunggah di akun twitter @KawanBaikKomodo. Hilangnya akun Instagram itu pertama kali diungkap akun twitter Kawan Baik Komodo pada Kamis (16/9).


"Akun Instagram #KawanBaikKomodo hilang sejak semalam. Awalnya masih bisa diakses dengan tampilan seperti pada gambar tangkapan layar berikut, namun pagi ini sudah tidak bisa ditemukan sama sekali," tulis mereka dibarengi dengan tagar #SaveKomodo #SaveKomodoNow

Kawan Baik Komodo merupakan lembaga swadaya yang memiliki tujuan untuk menjaga alam Indonesia dengan fokus menjaga Taman Nasional Komodo dan alam NTT.

PantauanCNNIndonesia.comKamis (16/9) sekitar pukul 11.10 WIB, akun Instagram @kawanbaikkomodo sudah hilang dari pencarian. Selain itu, laman Kawan Baik Komodo di Instagram tertulis bahwa akun tersebut sudah tak tersedia.

"Tautan yang Anda ikuti kemungkinan rusak, atau laman ini telah dihapus," demikian tertulis di Instagram.

CNNIndonesia.com sudah menghubungi pihak Instagram namun belum mendapat respons.

Kawan Baik Komodo juga meminta bantuan kepada pihak yang secara khusus memiliki pengalaman dan keahlian dalam menghadapi masalah tersebut.

"Untuk kawan-kawan para ahli dan/atau yang berpengalaman menghadapi masalah serupa, mohon bantuan bagaimana langkah menghadapi soal ini. Terima kasih," tulis mereka.

Sebelumnya, salah satu staf di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Moko marah-marah dalam webinar yang bertajuk Taman Nasional Komodo & Jurassic Park "Konservasi atau Investasi?".

Dalam kesempatan itu, Moko tidak terdaftar sebagai pengisi materi. Perwakilan KLHK yang mengisi materi dalam webinar tersebut adalah Staf Direktur Jenderal Konservasi Sumberdaya Alam Ekosistem (KSDAE), Wiratno.

Namun, dalam webinar itu, Moko sebagai staf Wiratno dipersilakan untuk berbicara. Moko lantas meminta moderator, Lusi untuk menampilkan slide dari salah satu pemateri dari peneliti Sunspirit for Justice and Peace, Venan Haryanto. Slide itu membuat pihaknya tersinggung.



"Bu Lusi ada satu slide dari pak Venan, mohon berkenan dibaca; 'Selamatkan Taman Nasional Komodo dari Kejahatan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan," ucap Moko membacakan slide itu di Youtube HIMAP UB, dikutip Kamis (16/9).

Wiratno pun mempertanyakan maksud dari slide itu dan bergantian mencak-mencak dengan Moko. Mereka menilai slide itu berisi tuduhan bahwa KLHK telah melakukan kejahatan lingkungan.

"Apa maksudnya ini?" saut Wiratno.

"Memang kami penjahat? Kami bukan penjahat Wei!" kata Moko dengan nada tinggi.

Moko semakin tersulut emosi. Ia meminta kepada pemateri untuk membuat materi yang sopan dan tidak boleh menyinggung KLHK.

(mrh/eks)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK