Perbedaan Kapal Selam Nuklir dan Diesel Listrik

CNN Indonesia | Jumat, 17/09/2021 10:30 WIB
Di dunia ada dua sistem kerja kapal selam yang populer, yaitu kapal selam nuklir dan kapal selam konvensional atau kapal selam diesel-elektrik. Ilustrasi kapal selam bertenaga nuklir. (Foto: Sergey Konovalov via Wikimedia Commons (CC-BY-4.0))
Jakarta, CNN Indonesia --

Australia akan membangun delapan kapal selam bertenaga nuklir di bawah pakta keamanan Indo-Pasifik baru dengan Amerika Serikat dan Inggris.

Di dunia ada dua sistem kerja kapal selam yang populer, yaitu kapal selam nuklir dan kapal selam konvensional atau kapal selam diesel-elektrik. Pada dasarnya kapal selam nuklir memiliki listrik yang dipasok reaktor nuklir.

Tony Irwin, direktur teknis di SMR Nuclear Technology, menjelaskan bahwa reaktor nuklir tersebut digunakan untuk memanaskan air demi menghasilkan uap.


"Uap kemudian menggerakkan generator turbin uap, sehingga menghasilkan tenaga listrik," kata Irwin.

Hal tersebut tentu berbeda dengan kapal selam diesel elektrik, pada kapal selam mini mesin diesel digunakan untuk mengisi baterai listrik. Istilah 'nuklir' pada kapal selam mengacu pada kekuatan saja. Kapal selam nuklir tidak selalu membawa senjata nuklir, walaupun sebenarnya bisa saja.

Dalam sebuah pernyataan, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, mengatakan bahwa kapal selam Australia tidak akan membawa senjata nuklir.

"Australia tidak berusaha untuk memperoleh senjata nuklir atau membangun kemampuan nuklir sipil," kata Morrison seperti dikutip dari Cosmos, Jumat (17/9).

"Kami akan terus memenuhi semua kewajiban non-proliferasi nuklir kami," tambahnya.

Reaktor nuklir memungkinkan kapal selam menjadi tidak bergantung pada pasokan eksternal. Kapal selam diesel elektrik perlu mengisi bahan bakar secara teratur, sementara kapal selam nuklir tidak perlu mengisi bahan bakar.

"Mereka menggunakan apa yang disebut uranium yang sangat diperkaya, yang memungkinkan mereka berjalan sepanjang umur kapal selam tanpa mengisi bahan bakar," kata Irwin.

Selain itu kapal selam diesel elektrik juga perlu sering muncul ke permukaan kembali untuk menyalakan mesin diesel mereka untuk mengisi baterai.

Dilansir dari SMH, untuk mengisi ulang, kapal selam diesel seperti melakukan "snorkeling", membawa udara untuk menjalankan generatornya. Saat snorkeling itu membuat kapal selam rentan oleh musuh.

Kapal selam nuklir bisa bertahan dalam waktu lama di dalam laut. Lamanya waktu di bawah air hanya dibatasi oleh daya tahan kru dan jumlah makanan tersedia.

Cara Kerja Reaktor Nuklir pada Kapal Selam

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK