Jakarta, CNN Indonesia -- Pengguna internet kemungkinan sering mendengar istilah deep web dan dark web, tetapi mayoritas tidak mengetahui perbedaan sesungguhnya dari kedua istilah tersebut.
Sebagian orang mengira bahwa kedua situs tersebut sama dan mengacu pada hal ilegal.
Inti dari kedua jejaring siber itu adalah menyimpan informasi yang tidak banyak dikunjungi oleh pengguna internet pada umumnya.
Secara umum internet dibagi menjadi tiga kategori umum yaitu surface web, dark web, dan deep web.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Surface web merupakan bagian dari world wide web atau www yang biasa kita gunakan pada umumnya untuk mencari berbagai informasi di internet lewat mesin pencari seperti Google, Bing dan Yahoo.
Bagian itu diibaratkan dengan permukaan gunung es yang hanya dapat dilihat dari atas permukaan laut, yang di bawahnya masih terdapat bagian yang sulit ditelusuri.
Surface web hanya menyediakan kurang lebih 10 persen dari informasi yang terdapat di Internet dengan peladen yang menyediakan halaman web publik yang dapat diakses dengan mudah.
Deep Web
Deep web adalah istilah untuk bagian di internet yang konten di dalamnya tidak bisa diakses oleh mesin pencari seperti Google, Bing, dan Yahoo. Peramban itu hanya menggunakan tautan untuk memberi peringkat hasil pencarian menurut hal-hal seperti relevansi, tautan masuk, dan kata kunci.
Isi deep web tidak seperti yang diasumsikan oleh masyarakat yang berisi kegiatan ilegal dan lainnya. Namun, deep web berisi konten berbayar.
Selain itu, isi deep web adalah pesan e-mail, chat, konten yang bersifat pribadi di media sosial, laporan e-banking, catatan kesehatan, dan lainnya.
Artinya, konten deep web bukan ilegal melainkan hanya bisa diakses oleh pemiliknya saja.
Lantaran tidak bisa dideteksi mesin pencari, deep web memiliki keuntungan yaitu memberikan lebih banyak privasi kepada penggunanya. Umumnya deep web dilengkapi dengan enkripsi agar konten di dalamnya lebih aman.
Misalnya data-data yang tersimpan di komputasi awan (cloud) seperti Google Drive dan One Drive tidak akan bisa diakses oleh orang lain, kecuali orang tersebut mengetahui kata sandi untuk masuk ke akun cloud terkait.
Hal ini membuat pengguna internet bisa merasa lebih nyaman ketika menyimpan data pribadi mereka di internet.
Bersambung ke halaman berikutnya >>>
Mengenal Beda Surface Web, Deep Web dan Dark Web
Surface Web, Deep Web dan Dark Web adalah bagian dari internet dengan muatan dan cara penjelajahan yang berbeda. (iStock/agrobacter)
Dark Web
Dark web merupakan bagian dari deep web yang lebih dalam lagi konteksnya. Sama halnya dengan deep web, dark web juga tidak bisa terdeteksi oleh mesin pencari.
Perbedaannya terletak pada isi konten di mana dark web berisi berbagai aktivitas ilegal.
Contohnya, salah satu situs pengedar narkoba yang sangat terkenal bernama Silk Road. Pemilik situs tersebut sudah ditangkap dan dihukum penjara seumur hidup.
Peramban biasa tidak dapat mengakses situs dark web. Sebaliknya, dark web menggunakan apa yang disebut protokol layanan tersembunyi the onion router. Pada saat yang sama, penerbit situs dark web juga anonim berkat enkripsi khusus yang disediakan oleh protokol.
Saat mengakses dark web, pengguna tidak sedang menjelajahi peladen yang saling berhubungan yang secara teratur berinteraksi dengan pengguna. Sebaliknya, semuanya tetap internal di jaringan the onion router yang memberikan keamanan dan privasi bagi semua orang secara setara.
Dark web beroperasi dengan tingkat anonimitas yang tinggi. Ini menampung aktivitas dan konten yang tidak berbahaya, serta yang kriminal.
Selain itu, dark web lebih dikenal dengan konten gelap alias konten ilegal dan terkadang mengganggu buat sebagian besar pengguna internet.
Ada beberapa masalah keamanan yang perlu dipertimbangkan dalam penggunaan dark web:
Unsur kriminal: Ada kemungkinan pengguna akan menemukan situs yang dijalankan oleh penjahat. Selain menjual barang dan jasa ilegal, mereka mungkin berusaha mengeksploitasi dan mencuri data atau bahkan uang dari penggunanya.
Melanggar hukum: pengguna dapat dituntut untuk hal-hal yang dilakukan di dark web. Penting untuk berperilaku dengan cara yang sesuai dan legal.
Tautan yang mencurigakan: Jika pengguna mengklik tautan apa pun, pengguna mungkin dibawa ke materi yang mungkin tidak ingin dilihat. Ada juga kemungkinan dengan mengeklik tautan atau mengunduh file dapat menginfeksi perangkat pengguna dengan Malware.
[Gambas:Video CNN]