Hari Tanpa Bayangan 11 Oktober: Bandung, Semarang, Surabaya

CNN Indonesia
Senin, 11 Oct 2021 07:15 WIB
Jadwal hari tanpa bayangan hari ini 11 Oktober imbas matahari di atas pulau Jawa di Bandung, Semarang, hingga Surabaya. Jadwal hari tanpa bayangan hari ini 11 Oktober imbas matahari di atas pulau Jawa di Bandung, Semarang, hingga Surabaya. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Matahari akan berada tepat berada di atas sejumlah wilayah di Pulau Jawa hari ini 11 Oktober 2021 yang menyebabkan fenomena hari tanpa bayangan hari ini, mulai dari Bandung, Semarang, hingga Surabaya.

Hari tanpa bayangan merupakan fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi di langit. Fenomena ini terjadi pada saat matahari tepat berada di atas kepala pengamat atau di titik zenit, yang membuat bayangan benda tegak akan terlihat menghilang karena bertumpuk dengan benda itu sendiri.

Cara amati hari tanpa bayangan

Peneliti Pusat Riset Sains Antariksa (Pussainsa) Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (LAPAN) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang menjelaskan untuk mengecek hilangnya bayangan saat tengah hari ketika Hari Tanpa Bayangan, siapkan benda tegak seperti tongkat, tiang, spidol, botol. Letakkan benda di permukaan yang rata. Jika tidak ada, dapat menggunakan bandulan dalam keadaan setimbang.


Selain itu masyarakat yang ingin melakukan pengamatan disarankan untuk mengkaibrasikan jam yang akan digunakan untuk menandai waktu melalui https://jam.bmkg.go.id. Kemudian amati bayangan yang dihasilkan oleh benda pada tanggal dan jam yang sudah ditentukan

Kemudian Andri mengatakan fenomena Matahari tepat di atas Pulau Jawa akan terjadi selama pekan ini hingga 14 Oktober.

"Selama seminggu ini, mulai tanggal 8 Oktober hingga 14 Oktober mendatang, Matahari berada di atas pulau Jawa," ujar Andi lewat keterangan tertulis, Jumat (8/10).

Lebih lanjut, fenomena hari tanpa bayangan disebut hanya dapat diamati ketika cuaca cerah. Dan diperkirakan cuaca Bandung pada saat fenomena tersebut cerah berawan.

"Fenomena ini tidak teramati apabila cuaca mendung atau hujan," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Teguh Rahayu melalui keterangan tertulis, Minggu (10/10).

Selain itu Fenomena hari tanpa bayangan disebut tidak berlaku saat tutupan awan cukup besar yang menyebabkan suku permukaan Bumi cenderung menurun, meskipun hawa gerah tetap dapat dirasakan akibat berkurangnya kelembaban.

Mengapa terjadi hari tanpa bayangan?

Fenomena matahari tepat berada di atas Pulau Jawa yang menyebabkan hari tanpa bayangan dapat terjadi lantaran sumbu rotasi Bumi yang miring 66,6 derajat terhadap ekliptika. Hal ini membuat Matahari tidak selalu berada di atas garis katulistiwa (lintang 0°) melainkan berada di lintang 23,4°LU (garis balik utara) hingga 23,4°LS (garis balik selatan).

Sehingga sejumlah wilayah yang terletak di antara dua garis balik tersebut mungkin mengalami fenomena Matahari di atas pulau Jawa. Fenomena ini disebut terjadi sebanyak dua kali setahun. Fenomena bisa dirasakan ketika tengah hari.

"Pulau Jawa terletak di antara lintang 6°-8°LS atau berada di sebelah selatan garis katulistiwa. Sehingga, Matahari akan berada di atas pulau Jawa beberapa hari setelah Ekuinoks September dan beberapa hari sebelum Ekuinoks Mare," kata Andi.

Dampak dan Daftar Wilayah Hari Tanpa Bayangan Hari Ini

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER