Perakit iPhone Pamer Prototipe Kendaraan Listrik

CNN Indonesia
Senin, 18 Oct 2021 14:41 WIB
Foxconn, perakit iPhone mengungkap tiga purwarupa kendaraan tanpa emisi ini berjenis SUV, sedan, dan bus dalam acara Technology Day di Taipei, Senin (18/10). Mobil listrik besutran Foxconn. (Foto: REUTERS/FABIAN HAMACHER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Foxconn, perakit iPhone yang berbasis di Taiwan memperkenalkan tiga prototipe kendaraan listrik pertamanya. Perkenalan kendaraan nol emisi itu dilakukan dalam acara Technology Day di Taipei, Senin (18/10).

Proyek mobil listrik ini bagian dari rencana ambisius perusahaan dalam lingkup kendaraan berteknologi canggih untuk kebutuhan konsumen di masa depan.

Tiga purwarupa kendaraan tanpa emisi ini berjenis SUV, sedan, dan bus, yang semuanya dirancang oleh Foxtron, perusahaan patungan antara Foxconn dan pembuat mobil Taiwan Yulon Motor Co Ltd (2201.TW).


Wakil Ketua Foxtron Tso Chi-sen mengatakan kendaraan listrik akan bernilai satu triliun dolar Taiwan bagi Foxconn dalam waktu lima tahun. Ini merupakan angka yang setara dengan US$35 miliar.

"Kami bukan lagi anak baru. Kami secara bertahap membangun rantai pasokan EV dan memamerkan perangkat keras EV kami," kata Foxconn dalam keterangan resminya dikutip Reuters, Senin (18/10).

Untuk model sedan belum ditentukan dijual di luar Taiwan pada tahun mendatang, sedangkan SUV akan dijual di bawah salah satu merek Yulon dan dijadwalkan untuk memasuki pasar di Taiwan pada 2023.

Sementara bus akan membawa lencana Foxtron dan akan dijual di Taiwan. Bus ini akan digunakan di beberapa kota di Taiwan selatan tahun depan dalam kemitraan dengan penyedia layanan transportasi lokal.

Foxconn bulan ini juga telah membeli pabrik dari startup AS Lordstown Motors Corp (RIDE.O) untuk membuat mobil listrik.

Pada Agustus, perusahaan juga membeli pabrik chip di Taiwan dalam upaya menjaga ketersediaan pasokan chip mobil. Selain itu Foxconn juga telah menetapkan target untuk menyediakan komponen berikut layanan untuk 10 persen dari EV dunia antara tahun 2025 dan 2027.

[Gambas:Video CNN]



(ryh/mik)
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER