Jakarta, CNN Indonesia -- Libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebentar lagi akan datang.
Sejumlah pembatasan aktivitas terkait pandemI Covid-19 masih berjalan sehingga kegiatan berkumpul dan bepergian masih harus dihindari.
Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan untuk menghabiskan libur Nataru adalah menonton film.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai link streaming film banyak tersebar di jagat maya. Namun beberapa di antaranya merupakan link streaming ilegal yang memuat konten bajakan.
Meski menawarkan pengalaman menonton yang sama dengan platform menonton film berbayar, platform menonton ilegal kerap memiliki sejumlah kekurangan.
Beberapa kekurangan di antaranya adalah kualitas subtitle atau terjemahan yang kurang baik, iklan yang mengganggu dan kerap tidak sengaja di-klik, hingga risiko serangan malware dari situs menonton tersebut.
Sehingga menonton melalui platform berbayar atau platform gratis yang menunjukkan iklan bisa dijadikan pilihan lebih baik.
Berikut lima situs terbaik untuk streaming film hingga serial televisi favorit.
1. Netflix
Netflix merupakan platform menonton yang sangat populer saat ini. Pengguna dapat menonton tayangan dari platform ini baik dari perangkat mobile, laptop, atau TV.
Kemudian pengguna juga dapat mengakses platform ini dari aplikasi maupun website.
Bahkan dengan menggunakan fitur add-ons yang ada di peramban Google Chrome, pengguna yang menonton melalui situs Netflix.com dapat menonton bersama dengan teman, pasangan, maupun keluarganya meski tidak berada dalam satu atap.
Menonton Netflix secara bersamaan seperti ini disebut dengan istilah Netflix Party.
Untuk dapat mengakses film-film yang ada di Netflix, pengguna harus melakukan langganan pada platform tersebut baik secara individu maupun kelompok.
Untuk paket individu Netflix memberikan tarif mulai dari Rp54 ribu, dan mulai dari Rp153 ribu untuk multi-anggota.
2. Iflix
Iflix merupakan platform streaming film asal Malaysia yang menawarkan layanan gratis dan berbayar untuk penggunanya.
Dengan menggunakan layanan gratis, penonton akan menyaksikan film yang di sela-selanya terdapat iklan seperti menonton TV.
Awalnya Iflix hanya bisa dinikmati di Malaysia, namun kini bisa juga dinikmati di Indonesia, Filipina, Thailand, Vietnam, Srilanka, dan sejumlah negara di Timur Tengah dan Afrika.
Iflix sendiri masuk ke Indonesia pada 2015. Tayangan yang disajikan oleh platform ini tak hanya film dan serial TV, tapi juga film-film box office dan tayangan untuk anak-anak.
Kemudian untuk memenuhi selera penonton yang beragam, Iflix menyediakan genre film yang beragam mulai dari drama, komedi, aksi, horor, percintaan, hingga thriller.
Iflix yang bisa diakses melalui link iflix.com pada 2020 lalu telah diakusisi oleh raksasa teknologi asal China, Tencent. Sehingga platform menonton film ini sekarang turut membawa nama WeTV di balik namanya.
Tiga link streaming lainnya bisa dibaca di halaman berikutnya >>>
5 Situs Streaming untuk Nonton Film di Waktu Libur Nataru
Ilustrasi. (Foto: Dok. Netflix)
3. IQiyi
Layanan menonton film yang satu ini berasal dari China. Hal ini membuat konten film yang ada pada platform ini didominasi oleh drama dan film asal China.
Namun sejumlah penggemar drama korea dan serial Jepang juga cukup dimanjakan dengan banyaknya tayangan dari kedua negara tersebut di platform ini.
Sama seperti Iflix, iQiyi menawarkan layanan gratis dan berbayar bagi penggunanya. Pengguna juga akan mendapatkan iklan di sela-sela tayangan jika memilih untuk menonton secara gratis.
Kemudian beberapa tayangan premium dan episode lanjutan dari beberapa serial drama hanya bisa diakses oleh pengguna yang melakukan langganan.
IQiyi yang dapat diakses melalui link iq.com memberlakukan tarif langganan mulai dari Rp30 ribuan per bulan.
4. Disney+ Hotstar
Layanan streaming asal India, Hotstar dilaporkan telah diakuisisi oleh Disney dan berubah menjadi Disney+ Hotstar.
Disney+ Hotstar pada platformnya memiliki beragam tayangan. Beberapa tayangan andalan mereka adalah Disney Original, Pixar, Marvel, National Geographic, dan Star Wars.
Seperti Netflix, platform menonton film ini juga hanya bisa diakses dengan berlangganan. Namun sejumlah pelanggan operator seluler plat merah, Telkomsel, dapat mengakses platform ini secara gratis karena paket langganan disematkan pada sejumlah paket internet yang ada di provider tersebut.
Normalnya, platform menonton film yang dapat diakses di link hotstar.com ini memberikan tarif Rp30 ribuan per bulan untuk setiap pelanggan.
5. Bioskop Online
Bioskop online memberikan pendekatan menonton yang berbeda dibandingkan dengan layanan menonton film lain yang ada pada daftar ini.
Tidak memberlakukan sistem berlangganan, Bioskop Online memberlakukan sistem pay per view atau dengan kata lain penonton membayar hanya untuk film yang ingin ditonton, seperti menonton bioskop.
Bioskop Online sendiri lahir saat masa pandemi Covid-19 sebagai platform alternatif untuk menonton film kala bioskop konvensional tidak beroperasi.
Layanan menonton film dengan link bioskoponline.com ini memberlakukan tarif mulai dari Rp5 ribu untuk satu film. Nantinya film tersebut dapat diakses berulang kali dalam rentang waktu 48 jam sejak 'tiket' dibeli.
Film yang ada di Bioskop Online berisikan film lokal Indonesia, yang beberapa di antaranya dipertontonkan pertama kali di platform ini.