Api Misterius di Australia, Diduga Telah Menyala 6.000 Tahun

CNN Indonesia
Senin, 03 Jan 2022 14:34 WIB
Ilustrasi api di Burning Mountain. (Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Jakarta, CNN Indonesia --

Api misterius diduga berusia 6.000 tahun menyala di sebuah taman nasional di Australia, yang dikenal sebagai 'Burning Mountain'.

Bara api tersebut berada di bawah Gunung Wingen di wilayah New South Wales, Australia. Lokasinya jauh dari pemukiman warga. Nama Wingen diambil dari bahasa masyarakat Wanaruah yang tinggal di wilayah tersebut, yang artinya 'api'.

Beberapa ilmuwan memperkirakan usia api jauh lebih tua daripada yang diduga saat ini. Ahli menduga api bawah tanah ini muncul dari lapisan batu bara dan hampir mustahil untuk dipadamkan.

"Tidak ada yang tahu ukuran api di bawah Burning Mountain, Anda hanya bisa menyimpulkannya," kata Guillermo Rein, seorang profesor ilmu api di Imperial College London, kepada ScienceAlert.

Ia memprediksi kemungkinan ada bola api berdiameter sekitar 5 hingga 10 meter, mencapai suhu 1.000 derajat celcius.

Rein mengunjungi Burning Mountain pada 2014. Lokasi itu sudah ada dalam daftar lokasi untuk penelitian.

Tidak seperti api biasa, api tersebut berasal dari nyala bara api di bawah tanah yang membara, "bukan api yang seperti kobaran yang muncul di permukaan."

Api di Gunung Wingen itu menyala sekitar 30 meter di bawah tanah, dan bergerak melebar ke arah selatan titik api dengan kecepatan sekitar 1 meter per tahun.

Para ahli menemukan bukti keberadaan api saat ini melalui asap abu dan putih, tanah yang hangat saat disentuh, bebatuan yang berubah warna menjadi kuning dan merah, dan bau belerang yang terpancar seperti api di bagian tanah dan tidak ada kehidupan di sekitarnya.

"Dari lokasi api menyala tepat di depannya Anda akan melihat hutan eukaliptus yang indah. Ini adalah hutan yang berbeda, api telah membentuk lanskap," ujar Rein.

Penyebab kebakaran belum diketahui baca ke halaman kedua --->>>

Penyebab Nyala Api Belum Diketahui


BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :