5 Fakta Omicron Siluman, Lebih Cepat Menyebar

CNN Indonesia
Sabtu, 29 Jan 2022 09:44 WIB
Berikut 5 fakta Omicron Siluman (BA.2), seperti tingkat penyebaran, gejala, dan di balik dari julukan siluman itu sendiri. Berikut 5 fakta Omicron Siluman (BA.2), seperti tingkat penyebaran, gejala, dan di balik dari julukan siluman itu sendiri. (Foto: iStockphoto/golibtolibov)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dunia kembali waspada baru-baru ini setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan versi terbaru dari Covid-19 varian Omicron yang disebut BA.2.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID), BA.2 sampai sejauh ini telah terdeteksi di 49 negara, dengan lebih dari 10.800 kasus yang dilaporkan.

Berikut beberapa fakta mengenai BA.2, varian baru yang muncul setelah Omicron BA.1.

1. Lebih Cepat Menyebar daripada Omicron BA.1

Otoritas penyakit menular Denmark, Statens Serum Institut (SSI), menemukan BA.2 bisa 1,5 kali lebih menular dibandingkan BA.1.


"Ada beberapa indikasi ini (BA.2) lebih mudah menular, terutama bagi yang belum divaksin, tapi itu bisa menginfeksi orang yang telah divaksinasi lebih luas lagi," kata Direktur Teknis SSI, Tyra Grove Krause.

Bahkan, kini kasus Covid-19 dengan sub varian BA.2 sedang mendominasi negara-negara Eropa, salah satunya Denmark yang mencatat setengah kasus Covid-19 di negaranya berasal dari sub varian ini.

Menurut Menteri Kesehatan Denmark Magnus Heunicke sub-varian Omicron BA.2 terlihat lebih mudah menular dibandingkan sub-varian Omicron lain, BA.1, pada Rabu (26/1).

"Tidak ada bukti varian BA.2 menyebabkan lebih banyak penyakit, tetapi (varian) ini pasti lebih menular," kata Heunicke dalam sebuah konferensi pers, dikutip dari Reuters.

2. Hasil Mutasi Omicron

BA.2 mendapat julukan 'Son of Omicron karena varian ini memiliki sebagian besar mutasi yang sama dengan Omicron. Varian BA.2 disebut tidak memiliki banyak mutasi baru yang berpengaruh pada cara virus bekerja.

Sementara itu, BA.2 dinyatakan memiliki lebih dari 20 mutasi yang setengahnya ada pada protein spike.

Vaksin Covid-19 saat ini menargetkan area genom yang mengontrol protein spike. Sehingga, mutasi pada area ini berpotensi membantu virus menghindari vaksin dan memasuki sel dengan lebih mudah.

Hingga saat ini, belum diketahui seberapa signifikan efek mutasi Omicron BA.2 tersebut terhadap tubuh.

Lanjut ke sebelah...

5 Fakta Omicron Siluman, Belum Masuk VOC

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA
TERPOPULER