BMKG Sebut Peluang Angin Kencang Terjadi Saat Formula E

CNN Indonesia
Selasa, 31 Mei 2022 19:30 WIB
BMKG mengonfirmasi peluang terjadinya angin kencang saat balapan Formula E digelar. Lokasi sirkuit Formula E di Jakarta Utara. BMKG memprediksi angin kencang mungkin terjadi saat balapan berlangsung Foto: CNN Indonesia/Muhammad Ikhwanuddin
Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut ada peluang terjadinya angin kencang saat balapan Formula E digelar di Ancol, Jakarta Utata, Sabtu (4/6).

Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG Fahry Rajab mengatakan cuaca Ancol pada saat digelarnya Formula E akan cerah berawan. Meski begitu, tetap ada potensi hujan.

"Prakiraan cuaca daerah Ancol pada hari Sabtu, 4 Juni 2022; cuaca cerah hingga berawan dan berpotensi hujan ringan pada sore/malam hari. suhu : 25 - 31 derajat celcius. Arah angin dari arah selatan hingga tenggara dengan kecepatan angin 0 -10 km / jam," kata Fahry kepada CNNIndonesia.com, Selasa (31/5).

Meski begitu, Fahry tak menampik jika peluang angin kencang bisa terjadi saat balapan Formula E digelar. Sebelumnya, kerangka besi penyangga atap tribun ambruk ke bangku penonton akibat tak mampu menahan terjangan hujan deras disertai angin kencang yang terjadi, Jumat (27/5).

Kondisi yang sama dikhawatirkan bakal terjadi pada saat balapan digelar akhir pekan ini. Walaupun secara keseluruhan kemungkinan angin ribut terjadi sangat kecil.

"Secara umum cuaca cerah berawan. Peluang terjadinya angin kencang dalam durasi singkat cukup kecil ya, walaupun tidak bisa dikatakan tidak ada peluang sama sekali juga," imbuhnya.

Sementara itu, Principle HSE Consultant Formula E Operation Richard Bates mengatakan cuaca tidak bagus maupun ekstrem di balapan Formula E adalah hal yang biasa. Bahkan, ia menyebut hal itu bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan.

[Gambas:Video CNN]

Penyelenggara juga telah memiliki mitigasi apabila terjadi cuaca ekstrem saat pelaksanaan ajang balap mobil listrik itu. Mitigasi cuaca dilakukan tanpa bantuan pawang hujan. Richard mengatakan pihaknya menggunakan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk memprediksi iklim.

"Kami menggunakan informasi dari BMKG untuk prediksi iklim dan cuaca, kita enggak bisa mengubah cuaca, tapi kita punya rencana mitigasi," ujar Richard.

Dalam Perbaikan

Di sisi lain, panitia Formula E mengatakan tribun penonton yang ambruk akan selesai diperbaiki pada Kamis (2/6). Perbaikan yang dilakukan pun tidak rumit yakni hanya memindahkan material atap yang ambruk dan memasangnya kembali.

"Target maksimal hari Kamis," kata Principle HSE Consultant Formula E Operation (FEO) Richard Bates seperti dikutip Antara di Jakarta, Minggu (29/5).

"Rencana perbaikan atap sangat simpel, dalam dua hari kita akan memindahkan terlebih dulu material atap yang rusak dan dalam tiga hari kita akan bangun lagi, dan diperkirakan selesai pada hari Kamis," ujarnya.

(ttf/lth)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER