Pukulan Telak Buat Apple, Semua HP di Eropa Harus USB-C

CNN Indonesia
Rabu, 08 Jun 2022 08:30 WIB
Apple harus mengubah semua pengisian baterai iPhone dengan USB-C di Eropa mulai 2024. Apple harus mengubah semua pengisian baterai iPhone dengan USB-C di Eropa mulai 2024. (Foto: iStockphoto/Sergei Petrenko)
Jakarta, CNN Indonesia --

Apple harus mengubah semua pengisian baterai iPhone dengan USB-C yang dijual mulai 2024 setelah negara-negara Uni Eropa menyetujui penggunaan satu port pengisian daya ponsel, tablet dan kamera pertama di dunia.

Adalah Brussels yang telah mendorong untuk satu port pengisian daya seluler selama lebih dari satu dekade. Keinginan itu didorong keluhan pengguna iPhone dan Android di mana mereka harus beralih ke pengisi daya yang berbeda untuk perangkat mereka.

Seperti diketahui, iPhone diisi daya dari kabel Lightning, sedangkan perangkat berbasis Android menggunakan konektor USB-C.

Studi pada 2019 menyebut setengah pengisi daya atau 50 persen yang dijual bersama ponsel pada tahun 2018 memiliki konektor USB micro-B. Sementara sebanyak 29 persen dilengkapi konektor USB-C dan 21 persen lainnya konektor Lightning.

"Pada musim gugur 2024, USB Type-C akan menjadi port pengisian daya umum untuk semua ponsel, tablet, dan kamera di UE," kata Parlemen Eropa dalam sebuah pernyataan dikutip Reuters, Rabu (8/7).

Kepala industri Uni Eropa Thierry Breton mengatakan kesepakatan itu akan menghemat sekitar 250 juta euro (US$267 juta) atau sekitar Rp3,8 triliun untuk konsumen.

"Ini juga akan memungkinkan teknologi baru, seperti pengisian nirkabel, muncul dan berkembang tanpa membiarkan inovasi menjadi sumber fragmentasi pasar dan ketidaknyamanan konsumen," katanya.

Lewat intervensi politiknya, Dewan Eksekutif UE juga bisa menyelaraskan sistem pengisian nirkabel di masa yang akan datang. Kesepakatan itu juga mencakup e-reader, earbud, dan teknologi lainnya berarti itu juga akan berdampak pada Samsung (005930.KS), Huawei (HWT.UL) dan pembuat perangkat lainnya.

"Kami bangga bahwa laptop, e-reader, earbud, keyboard, mouse komputer, dan perangkat navigasi portabel juga disertakan," kata anggota parlemen Alex Agius Saliba, yang memimpin debat di Parlemen Eropa.

Kebijakan satu port pengisian daya dengan USB-C juga disebut dapat menjadi pendorong penjualan Apple pada 2024. Sebab bakal lebih banyak orang Eropa membeli gadget terbaru daripada yang tanpa USB-C.

Analis CFRA Reaserch, Angelo Zino mengatakan kebijakan satu port pengisian daya di Uni Eropa juga bisa membuat konsumen untuk membeli ponsel baru lebih cepat. Bloomberg melaporkan Apple sudah mengerjakan iPhone dengan port pengisian USB-C yang bisa debut tahun depan.

"Konsumen yang ada masih bisa menggunakan kabel Lightning, tapi mungkin akan ada lebih sedikit pembelian produk lama di platform pihak ketiga," kata Parlemen Uni Eropa.

Di sisi lain, Jitesh Ubrani, Manager Riset IDC mengungkapkan larangan penjualan ponsel model lama berisiko mengecewakan banyak konsumen dan pemerintah akan memaksa konsumen untuk mengeluarkan uang lebih banyak.

Sebelumnya Apple juga telah memperingatkan bahwa keinginan tersebut akan merusak inovasi dan menciptakan tumpukan limbah elektronik.

(ttf/mik)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER