Siapa yang Lebih Dulu Bersahabat dengan Anjing, Barat atau Timur?

CNN Indonesia
Senin, 04 Jul 2022 13:30 WIB
Analisis terhadap DNA menunjukkan anjing modern terikat erat dengan serigala purba dari Asia. Ilustrasi. Persahabatan antara anjing dan manusia diinisasi oleh orang Timur sejak zaman purba. (CNN Indonesia/ Adi Maulana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anjing menjadi salah satu hewan yang dianggap paling dekat dengan manusia. Para ahli mengungkap upaya menjinakkan anjing diawali oleh manusia belahan timur, kemudian menyebar ke barat.

Menurut sebuah penelitian yang mengamati DNA (molekul yang berisi informasi genetik yang diturunkan) purba, anjing modern terikat erat dengan dua populasi serigala purba, campuran dari Asia dan Eropa.

Anjing dianggap sebagai keturunan dari serigala abu-abu Eurasia (Canis lupus lupus). Namun, cerita tentang kapan dan di mana mereka dijinakkan masih diselimuti misteri.

Anders Bergstrom dari Francis Crick Institute, London dan rekan-rekan menganalisis DNA 72 serigala purba dari sisa-sisa kerangka yang ditemukan di Eropa, Siberia, dan Amerika Utara.

Tim peneliti mengurutkan DNA serigala purba ini dan membandingkanya dengan genom anjing modern. Mereka berharap mengetahui apakah ada serigala yang lebih dekat kekerabatannya dengan anjing modern daripada yang lain.

Menemukan serigala purba yang secara khusus terkait dengan anjing modern akan memberi para peneliti ide yang lebih baik tentang kapan tepatnya anjing berevolusi.

"Ini adalah salah satu pertanyaan terbesar dalam prasejarah manusia," kata Bergstrom.

Para peneliti mengatakan dari hasil pengurutan genom anjing modern dan purba menunjukkan lebih dekat kekerabatannya dengan serigala purba di Asia ketimbang yang di Eropa.

Hasil pengurutan DNA juga mendukung penelitian sebelumnya, yang menunjukkan anjing modern memiliki warisan ganda, menurut laporan Science Alert.

Namun, ada sesuatu hal yang aneh. Anjing purba di Eropa bagian Timur Laut, Siberia, dan Amerika memperoleh 100 persen DNA mereka dari populasi serigala di timur, dikutip News Scientist.

Anjing purba di tempat-tempat seperti Israel dan benua Afrika ditemukan berkerabat dekat dengan serigala Eropa kuno, tidak seperti anjing yang ditemukan di Siberia, Amerika, dan Eropa.

Para pakar menyebut hal ini menunjukkan anjing didomestikasi (proses penjinakan hewan liar) secara independen di wilayah timur, untuk kemudian barat bergabung. Atau, bisa saja pertama kali anjing didomestikasi di Asia dan direproduksi dengan serigala di wilayah barat.

Ini dapat mendukung temuan sebelumnya bahwa anjing dijinakkan lebih dari sekali di berbagai belahan dunia. Namun, bisa juga berarti anjing didomestikasi terlebih dahulu di Timur, kemudian bercampur dengan populasi serigala liar.

Tidak jelas skenario mana yang mungkin terjadi; tidak ada genom dalam penelitian ini yang cocok secara langsung, sehingga masih diperlukan lebih banyak informasi.

Tahap penelitian selanjutnya tim mencoba lebih mempersempit serigala mana sebagai nenek moyang anjing modern. Tim memperluas penyelidikan mereka ke wilayah dunia yang tidak tercakup oleh analisis ini.

[Gambas:Video CNN]

(can/arh)
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER