Hiu Bisa Merasa Diteror di Laut Lepas, Siapa Pelakunya?

CNN Indonesia
Kamis, 07 Jul 2022 10:25 WIB
Sebagai predator di lautan, hiu juga bisa merasa diteror di laut lepas. Hiu juga bisa merasa tidak nyaman sebagai predator di laut lepas. (Foto: Joseph Prezioso / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hiu tergolong hewan besar pemangsa yang hidup di lautan. Jenis binatang ini sangat ditakuti karena bisa melumat abis mangsa-mangsanya.

Kendati demikian sebagai predator, hiu juga bisa merasa diteror di laut lepas. Dalam studi terbaru, hiu memiliki rasa takut begitu berjumpa dengan orca atau dikenal sebagai paus pembunuh. Paus pembunuh merupakan ancaman bagi hiu di lautan.

Sebagai contoh kasus fenomena di lepas pantai Afrika Selatan. Ahli menunjukkan sepasang paus pembunuh mengusir sejumlah hiu putih di sana setelah sebelumnya membunuh lima ekor hiu hanya dalam beberapa bulan pada 2017.

Hiu putih biasanya mendominasi wilayah pantai Gansbaai, sekitar 100 kilometer sebelah timur Cape Town. Namun menurut sebuah paper yang diterbitkan di African Journal of Marine Science pada Rabu (29/6), hiu ini menghindari wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir mengutip tandfonline.

Pantai Gansbaai adalah salah satu spot favorit untuk melihat hiu putih. Namun dalam beberapa tahun terakhir, hiu putih tampak berkurang kemunculannya di wilayah tersebut.

Studi yang mengungkap teror paus pembunuh pada hiu putih ini menggunakan data penampakan dan penandaan jangka panjang untuk menunjukkan bahwa hiu putih telah diusir orca.

Para peneliti juga menganalisis lima bangkai hiu putih yang ditemukan terdampar di pantai. Menurut mereka, hiu-hiu ini memiliki luka yang dibuat sepasang orca yang sama, yang kemungkinan telah membunuh lebih banyak hiu putih.

Studi ini melacak 14 hiu putih selama lima setengah tahun, dan menemukan mereka melarikan diri dari daerah itu ketika orca ada di sana.

Para peneliti percaya rasa takut hiu memicu migrasi massal jangka panjang yang cepat ketika mereka mengetahui keberadaan predator.

"Awalnya, setelah serangan orca di Gansbaai, hiu putih besar tidak muncul selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan," kata penulis utama studi Alison Towner yang juga ahli biologi hiu putih senior di Dyer Island Conservation Trust, seperti dikutip CNN.

Towner percaya ini adalah penghindaran skala besar mirip dengan bagaimana anjing liar di Serengeti menghindari daerah tertentu ketika singa hadir.

"Semakin sering orca mengunjungi situs-situs ini, semakin lama hiu putih besar menjauh," katanya.

Bisa mengubah ekosistem

Hilangnya hiu putih dari kawasan pantai Gansbaii disebut sebagai "masalah" besar pada ekosistem. Hilangnya hiu putih, membuat hiu tembaga bergerak untuk mengisi kekosongan ekologi yang ada di wilayah tersebut. Hiu jenis ini biasanya dimangsa hiu putih, tetapi dengan tidak adanya hiu putih, hiu tembaga akan menjadi sasaran orca.

"Namun, keseimbangan sangat penting dalam ekosistem laut, misalnya, tanpa hiu putih yang membatasi perilaku anjing laut berbulu Cape, anjing laut dapat memburu penguin Afrika yang terancam punah, atau bersaing untuk ikan pelagis kecil yang mereka makan. Ini adalah dampak dari atas ke bawah," kata Towner, seperti dikutip Science Alert.

(lom/mik)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER