Jakarta, CNN Indonesia -- Aplikasi perpesanan WhatsApp banyak dikembangkan oleh pihak ketiga untuk dimodifikasi (MOD). Namun aplikasi-aplikasi modif itu, seperti GB WhatsApp (WA GB), Aero hingga Indigo, menyimpan potensi bahaya.
WhatsApp menjadi aplikasi pesan instan paling banyak diminati pengguna smartphone dengan puluhan juta pengguna dari berbagai negara.
Meskipun sudah banyak dilengkapi sistem keamanan, aplikasi yang dimodifikasi berisiko membahayakan pengguna. Alih-alih ingin tampilan dan fitur baru, pengguna malah kena batunya karena sistem keamanan yang tak berlapis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut peneliti Internet Research Institute, versi modifikasi WhatsApp lebih rentan menyuntikkan malware dan spyware karena server yang di-hosting kurang aman.
Aplikasi WhatsApp terlarang umumnya tidak dilengkapi fitur enkripsi sehingga perpesanan pengguna bisa dibaca oleh pihak ketiga. Hal ini mengakibatkan rawan kerusakan data hingga mengancam keamanan data pribadi pengguna.
Berikut delapan aplikasi WhatsApp terlarang beserta bahaya yang mengintainya:
1. GB WhatsApp
Aplikasi MOD yang kerap disebut juga WhatsApp GB atau WA GB ini memiliki fitur tambahan dan tidak ditemukan di aplikasi resmi.
Di antaranya, bisa melihat pesan yang dihapus, bisa mengirim foto hingga 90 gambar sekaligus, dua akun dalam satu aplikasi, pilihan ribuan tema (theme), bisa melihat status kontak yang sudah dihapus.
Pengunduhan WA GB tak bisa dilakukan di Play Store atau App Store karena kebijakan penerbitannya hanya dari sumber pihak ketiga alias apk.
WA GB merupakan hasil modifikasi dari aplikasi orisinal yang dikembangkan pihak ketiga tanpa izin. Perusahaan resmi WhatsApp pun sama sekali tidak bertanggung jawab atas berfungsinya aplikasi WA GB.
2. WhatsApp Aero
WhatsApp Aero merupakan aplikasi modifikasi dari WhatsApp versi asli. Keberadaannya tidak tersedia di Play Store maupun App Store.
Pada ponsel dengan sistem operasi Android, pemasangan WhatsApp Aero membutuhkan proses rooting terlebih dahulu. Namun, rooting berisiko membahayakan perangkat.
Sementara pada perangkat iOS, Anda harus melakukan jailbreak terlebih dahulu. Jailbreak dilakukan untuk memperluas fitur dan meningkatkan performa device.
WhatsApp Aero dikembangkan oleh Hazar Bozkurt asal Turki, dirilis pada 2019. Sederet fitur yang hadir pada versi Aero telah diperbarui dan tampak berbeda dengan WhatsApp versi orisinal.
Pengguna Aero bisa menyembunyikan centang biru, centang dua, status, hingga tampilan story. Selain itu, pengguna Aero juga dapat memasang fitur 'anti-hapus pesan'. Fitur ini menjadi salah satu pembeda yang tak dimiliki WhatsApp versi orisinal.
Ada juga fitur mengirim pesan balasan otomatis dengan membuat fitur pesan terjadwal sehingga bebas mengirimkannya kapan pun.
dari segi tampilan, pengguna tampaknya bisa lebih bereksplorasi di Aero. Aero menyediakan berbagai tema yang menarik.
Selain itu, terdapat juga kumpulan emoji WhatsApp default, emoji Facebook, emoji One, emoji Android O, dan emoji iOS.
3. WhatsApp Indigo
Aplikasi WhatsApp terlarang lainnya yaitu WhatsApp Indigo yang dimodifikasi untuk menyajikan fitur gelembung pesan berbagai warna, seperti cyan, grey, crayon, pink, dan lainnya.
Dari sekian banyak fitur WhatsApp modifikasi, WhatsApp Indigo memungkinkan pengguna mengirim file sebesar 72 MB, sedangkan di WhatsApp resmi hanya mengizinkan 16 MB.
Tak sampai di situ, dengan kapasitas 72 MB ini pengguna bisa mengirim gambar dalam kualitas original dan bukan seperti WhatsApp resmi yang harus memangkas ukuran kualitasnya.
4. FMWhatsApp
Kalau sebelumnya WhatsApp MOD menawarkan fitur penyesuaian tema, FMWhatsApp disebut-sebut memfasilitasi pengguna untuk menggunakan beberapa nomor sekaligus.
Di samping itu, FMWhatsApp menyediakan opsi lain untuk ruang obrolan yang tidak terbatas seperti aplikasi resminya.
Dengan FMWA, pengguna lebih leluasa mengirim file dengan ukuran lebih dari 1GB dan ada lebih dari 30 jenis tanda centang dengan gaya gelembung.
Yo Whatsapp dan OG Whatsapp di halaman berikutnya...
Yo WhatsApp hingga OG WhatsApp
Ilustrasi. Pencurian data pribadi rentan terjadi pada aplikasi pihak ketiga. (Foto: Istockphoto/ Gangis_Khan)
5. Yo WhatsApp
WhatsApp MOD selanjutnya yaitu Yo WhatsApp (YoWA) yang dikembangkan oleh developer aplikasi Yousef Al-Basha.
YoWhatsApp menghadirkan fitur yang memungkinkan penggunanya mengunci WhatsApp tanpa Pengunci Aplikasi dari pihak ketiga.
Aplikasi YoWA juga memungkinkan pengguna menyembunyikan pesan yang terakhir terlihat untuk kontak pilihan, dan fitur ini tidak dapat dilakukan pada aplikasi WhatsApp resmi.
6. WhatsApp Gold Edition
WhatsApp Gold atau biasa dikenal WhatsApp Plus merupakan aplikasi MOD yang bukan dikembangkan oleh WhatsApp resmi.
Sebelumnya juga sempat ditegaskan oleh WhatsApp resmi melalui situsnya, bahwa pengguna WhatsApp Gold itu bodong dan bisa mengarah ke malware.
Secara fitur, WhatsApp Gold ini hampir serupa dengan aslinya. Namun sangat rawan terjadinya pencurian data yang rentan disalahgunakan.
7. WhatsApp MA
Dikarenakan fitur asli dari WhatsApp resmi masih terbatas, WhatsApp MA membuat terobosan dengan menawarkan fitur lain yang user-friendly namun tidak ada di aplikasi sah.
Kalau sebelumnya setelan tema dari WhatsApp resmi hanya bisa dark and light mode, pengguna WhatsApp MA dapat suka-suka mengganti tema secara bebas.
Selain itu, WhatsApp MA ini sudah masuk Play Store dan bisa diunduh oleh pengguna Android, sekalipun spesifikasi gadget-nya pas-pasan.
8. OG WhatsApp
Pengguna aplikasi OGWhatsApp diberi kesempatan untuk bisa mengganti aneka tema tanpa batas, serta peningkatan batas jumlah huruf dalam status.
Kemampuan lain dari OGWhatsApp juga dapat mengirim file video hingga audio berukuran besar tanpa khawatir kualitasnya menurun.
Bahkan para penggunanya juga bisa memperbesar gambar profil tanpa terpotong, seperti di WhatsApp resminya.
[Gambas:Video CNN]