10 Pemandangan Teraneh yang Terekam Lewat Google Earth
CNN Indonesia
Senin, 11 Jul 2022 22:42 WIB
Bagikan:
URL berhasil disalin
Ilustrasi Google Earth yang terkadang menangkap pemandangan aneh. Beberapa penampakan unik sempat muncul di Google Earth Foto: CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim
Jakarta, CNN Indonesia --
Platform Google Earthmemungkinkan penggunanya untuk melihat Bumidari sudut pandang udara, mulai dari pemandangan familiar di sekitar rumah pengguna hingga pemandangan di gurun antah berantah dengan pola aneh.
Google Earth sendiri mengumpulkan gambar dari berbagai sumber, mulai dari satelit di orbit geosinkron yang mengambil foto resolusi rendah dari puluhan ribu kilometer di atas Bumi, satelit yang lebih dekat ke Bumi yang menangkap bidikan resolusi lebih tinggi, hingga foto udara yang diambil dari pesawat terbang, layang-layang, drone, dan bahkan balon.
Dari berbagai sumber tersebut, platform ini dapat menampilkan kumpulan pesawat militer, pola bintik-bintik yang dibuat oleh semut, hingga struktur misterius yang terukir di Gurun Gobi dan bahkan pulau hantu di Pasifik Selatan.
Dilansir dari Live Science, berikut daftar pemandangan teraneh di Google Earth:
1. Swastika besar
Para ilmuwan menemukan lebih dari 50 geoglyph atau pola buatan tangan yang dibuat di permukaan bumi di wilayah Kazakhstan utara di Asia Tengah, salah satunya desain berbentuk swastika ini. Simbol swastika sendiri dibuat dari kayu, tetapi banyak geoglyph lain yang terbuat dari gundukan tanah.
Geoglyphs tampaknya berasal dari periode 2.000 tahun yang lalu. Pada saat itu, swastika cukup banyak di seluruh Eropa dan Asia dan tentu saja tidak berafiliasi dengan keyakinan politik apa pun.
Google Earth telah memantau beberapa karya seni lama yang terukir di permukaan planet ini, salah satunya struktur geometris berbentuk roda di Oase Azrac, Yordania, yang kemungkinan berusia sekitar 8.500 tahun. Struktur ini disebut lebih tua dari geoglyph Peru yang disebut Garis Nazca.
Sebuah tim ilmuwan dengan Aerial Photographic Archive for Archaeology in the Middle East (APAAME) telah menyelidiki struktur roda yang juga disebut "karya orang tua" dengan citra satelit yang tersedia melalui Google Earth.
Desain roda cukup bervariasi, beberapa memiliki banyak jari-jari, dan beberapa lainnya hanya memiliki satu atau dua batang jari-jari, dan yang lain tidak melingkar sama sekali, bahkan malah berbentuk seperti kotak, persegi panjang atau segitiga.
Gambar dari Google Earth ini menunjukkan anomali yang diyakini beberapa orang sebagai piramida yang belum digali.
Puluhan anomali di Mesir telah terdeteksi menggunakan Google Earth dalam lima tahun terakhir. Namun, ada perdebatan apakah piramid ini merupakan struktur alami atau buatan.
Pada 2012, sekelompok peneliti Australia menemukan sebuah pulau seukuran Manhattan di Pasifik Selatan. Sebuah tempat misterius bernama Sandy Island telah muncul di peta, barat laut Kaledonia Baru. Pulau ini bahkan muncul sebagai sebuah pola hitam di Google Earth.
Namun ketika para ilmuwan berlayar ke sana pada November 2012, mereka menemukan perairan terbuka, bukan daratan.
Di wilayah padang rumput Asia Tengah, tepatnya di sudut terpencil Kazakhstan, ada pentagram besar, berdiameter sekitar 366 meter yang terukir di permukaan bumi.
Bintang yang dikelilingi oleh lingkaran ini terletak di pantai selatan Waduk Tobol Atas, dan muncul dengan jelas di Google Maps, versi online dari Google Earth yang lebih detail.
Banyak komentar online menghubungkan wilayah tersebut dengan pemujaan setan, sekte agama jahat atau penghuni dunia bawah.
Alih-alih, pentagram itu ternyata adalah garis besar taman yang dibuat dalam bentuk bintang. Bintang terbentuk dari jalan raya yang sekarang dipagari pepohonan.
Desert Breath dan 'Mapvertising' di halaman berikutnya...
6. Desert breath
Desain spiral raksasa di gurun Mesir yang tidak jauh dari tepi Laut Merah adalah instalasi seni yang disebut Desert Breath.
Pada Maret 2007, Danae Stratou, Alexandra Stratou, dan Stella Constantinides menciptakan karya seni seluas 100 ribu meter persegi yang dimaksudkan untuk merayakan "gurun pasir sebagai lanskap pikiran".
Di luar Kota Sadr di Irak, pada koordinat 33.396157° LU, 44.486926° BT, terletak sebuah danau berwarna merah darah. Meski demikian, belum ada penjelasan resmi untuk warna perairan yang aneh ini.
"Pulau di dalam danau di dalam pulau di dalam danau di dalam pulau" dengan ukuran terbesar di dunia adalah sebidang tanah sempit seluas empat hektar di Kanada yang terletak tepat di koordinat 69.793° LU, 108.241° W.
Pulau tanpa nama ini terhampar di tengah danau kecil, yang berada di pulau yang sedikit lebih besar.
Lokasi ini berada di dalam salah satu dari serangkaian danau jari panjang yang terletak 75 mil dari pantai selatan Pulau Victoria, sebuah daratan di Kanada Utara.
Hamad bin Hamdan al Nahyan, seorang miliarder Sheikh dan anggota keluarga penguasa Abu Dhabi mengukir namanya di permukaan berpasir Pulau al Futaisi, sebuah pulau yang dimilikinya di Teluk Persia.
Dengan tinggi 800 meter dan panjang lebih dari 3 kilometer, tulisan HAMAD mungkin yang terbesar di dunia. Selain itu, tulisan ini juga terlihat dari luar angkasa.
Biasanya, kata-kata yang tertulis di pasir akan hanyut, tetapi huruf-huruf ini cukup besar untuk membentuk saluran air yang menyerap air pasang.
Iklan dapat memanfaatkan banyak media, termasuk peta. Raksasa retail seperti Coca-cola dan KFC menggunakan peta digital Google Earth untuk melakukan iklan yang dikenal dengan nama Mapvertising.
Logo Coca-Cola terbesar di dunia dapat dilihat pada koordinat 18.5292 S, 70.2500 W di lereng bukit di Chili. Logo ini disebut terbuat dari 70 ribu botol Coca Cola kosong.
Platform Google Earthmemungkinkan penggunanya untuk melihat Bumidari sudut pandang udara, mulai dari pemandangan familiar di sekitar rumah pengguna hingga pemandangan di gurun antah berantah dengan pola aneh.
Google Earth sendiri mengumpulkan gambar dari berbagai sumber, mulai dari satelit di orbit geosinkron yang mengambil foto resolusi rendah dari puluhan ribu kilometer di atas Bumi, satelit yang lebih dekat ke Bumi yang menangkap bidikan resolusi lebih tinggi, hingga foto udara yang diambil dari pesawat terbang, layang-layang, drone, dan bahkan balon.
Dari berbagai sumber tersebut, platform ini dapat menampilkan kumpulan pesawat militer, pola bintik-bintik yang dibuat oleh semut, hingga struktur misterius yang terukir di Gurun Gobi dan bahkan pulau hantu di Pasifik Selatan.
Dilansir dari Live Science, berikut daftar pemandangan teraneh di Google Earth:
1. Swastika besar
Para ilmuwan menemukan lebih dari 50 geoglyph atau pola buatan tangan yang dibuat di permukaan bumi di wilayah Kazakhstan utara di Asia Tengah, salah satunya desain berbentuk swastika ini. Simbol swastika sendiri dibuat dari kayu, tetapi banyak geoglyph lain yang terbuat dari gundukan tanah.
Geoglyphs tampaknya berasal dari periode 2.000 tahun yang lalu. Pada saat itu, swastika cukup banyak di seluruh Eropa dan Asia dan tentu saja tidak berafiliasi dengan keyakinan politik apa pun.
Google Earth telah memantau beberapa karya seni lama yang terukir di permukaan planet ini, salah satunya struktur geometris berbentuk roda di Oase Azrac, Yordania, yang kemungkinan berusia sekitar 8.500 tahun. Struktur ini disebut lebih tua dari geoglyph Peru yang disebut Garis Nazca.
Sebuah tim ilmuwan dengan Aerial Photographic Archive for Archaeology in the Middle East (APAAME) telah menyelidiki struktur roda yang juga disebut "karya orang tua" dengan citra satelit yang tersedia melalui Google Earth.
Desain roda cukup bervariasi, beberapa memiliki banyak jari-jari, dan beberapa lainnya hanya memiliki satu atau dua batang jari-jari, dan yang lain tidak melingkar sama sekali, bahkan malah berbentuk seperti kotak, persegi panjang atau segitiga.
Gambar dari Google Earth ini menunjukkan anomali yang diyakini beberapa orang sebagai piramida yang belum digali.
Puluhan anomali di Mesir telah terdeteksi menggunakan Google Earth dalam lima tahun terakhir. Namun, ada perdebatan apakah piramid ini merupakan struktur alami atau buatan.
Pada 2012, sekelompok peneliti Australia menemukan sebuah pulau seukuran Manhattan di Pasifik Selatan. Sebuah tempat misterius bernama Sandy Island telah muncul di peta, barat laut Kaledonia Baru. Pulau ini bahkan muncul sebagai sebuah pola hitam di Google Earth.
Namun ketika para ilmuwan berlayar ke sana pada November 2012, mereka menemukan perairan terbuka, bukan daratan.
Di wilayah padang rumput Asia Tengah, tepatnya di sudut terpencil Kazakhstan, ada pentagram besar, berdiameter sekitar 366 meter yang terukir di permukaan bumi.
Bintang yang dikelilingi oleh lingkaran ini terletak di pantai selatan Waduk Tobol Atas, dan muncul dengan jelas di Google Maps, versi online dari Google Earth yang lebih detail.
Banyak komentar online menghubungkan wilayah tersebut dengan pemujaan setan, sekte agama jahat atau penghuni dunia bawah.
Alih-alih, pentagram itu ternyata adalah garis besar taman yang dibuat dalam bentuk bintang. Bintang terbentuk dari jalan raya yang sekarang dipagari pepohonan.
Desert Breath dan 'Mapvertising' di halaman berikutnya...
Desert Breath hingga Iklan Raksasa
Google Earth terkadang Foto: CNN Indonesia/Adi Maulana Ibrahim
6. Desert breath
Desain spiral raksasa di gurun Mesir yang tidak jauh dari tepi Laut Merah adalah instalasi seni yang disebut Desert Breath.
Pada Maret 2007, Danae Stratou, Alexandra Stratou, dan Stella Constantinides menciptakan karya seni seluas 100 ribu meter persegi yang dimaksudkan untuk merayakan "gurun pasir sebagai lanskap pikiran".
Di luar Kota Sadr di Irak, pada koordinat 33.396157° LU, 44.486926° BT, terletak sebuah danau berwarna merah darah. Meski demikian, belum ada penjelasan resmi untuk warna perairan yang aneh ini.
"Pulau di dalam danau di dalam pulau di dalam danau di dalam pulau" dengan ukuran terbesar di dunia adalah sebidang tanah sempit seluas empat hektar di Kanada yang terletak tepat di koordinat 69.793° LU, 108.241° W.
Pulau tanpa nama ini terhampar di tengah danau kecil, yang berada di pulau yang sedikit lebih besar.
Lokasi ini berada di dalam salah satu dari serangkaian danau jari panjang yang terletak 75 mil dari pantai selatan Pulau Victoria, sebuah daratan di Kanada Utara.
Hamad bin Hamdan al Nahyan, seorang miliarder Sheikh dan anggota keluarga penguasa Abu Dhabi mengukir namanya di permukaan berpasir Pulau al Futaisi, sebuah pulau yang dimilikinya di Teluk Persia.
Dengan tinggi 800 meter dan panjang lebih dari 3 kilometer, tulisan HAMAD mungkin yang terbesar di dunia. Selain itu, tulisan ini juga terlihat dari luar angkasa.
Biasanya, kata-kata yang tertulis di pasir akan hanyut, tetapi huruf-huruf ini cukup besar untuk membentuk saluran air yang menyerap air pasang.
Iklan dapat memanfaatkan banyak media, termasuk peta. Raksasa retail seperti Coca-cola dan KFC menggunakan peta digital Google Earth untuk melakukan iklan yang dikenal dengan nama Mapvertising.
Logo Coca-Cola terbesar di dunia dapat dilihat pada koordinat 18.5292 S, 70.2500 W di lereng bukit di Chili. Logo ini disebut terbuat dari 70 ribu botol Coca Cola kosong.