BMKG Ungkap Fenomena Ikan Terdampar di Jakut Bukan Tanda Gempa

CNN Indonesia
Rabu, 30 Nov 2022 15:38 WIB
Fenomena terdamparnya banyak ikan kecil di pesisir Pantai Mutiara, Jakut, disebut bukan tanda gempa. Lalu apa? Tangkapan layar situasi terdamparnya ikan-ikan kecil di Jakarta Utara di media sosial pada Rabu (30/11). (ANTARA/Hreeloita Dharma Shanti)
Jakarta, CNN Indonesia --

Fenomena terdamparnya banyak ikan kecil di pesisir Pantai Mutiara, Jakarta Utara, bukan merupakan tanda terjadinya gempa.

Pada Rabu (30/11), media sosial diramaikan dengan video kemunculan gerombolan ikan kecil yang terdampar seperti di pesisir Pantai Onrust, Kepulauan Seribu, dan Pantai Mutiara, Jakarta Utara.

Banyak warga membagikan video fenomena alam tersebut. Beberapa warga mengambil ikan-ikan yang muncul ke permukaan untuk dibawa pulang menggunakan ember.

Kepala Pusat Meteorologi Maritim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Eko Prasetyo mengungkapkan fenomena tersebut bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan. Pertama, faktor angin dan arus laut.

"Banyak faktor di antaranya faktor kesuburan perairan, angin dan arus laut. Tidak ada hubungannya dengan akan terjadinya gempa ya," kata , dikutip dati Antara, Rabu (30/11).

Secara tak kasat mata, lanjutnya, angin laut mendorong ikan-ikan kecil tersebut mengikuti arus hingga terdampar di pesisir pantai.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk tidak panik karena fenomena itu dapat terjadi pula pada ikan-ikan yang lebih besar seperti paus ataupun lumba-lumba.

Sebab, ada kemungkinan dorongan angin yang membawa ikan-ikan kecil menarik perhatian ikan yang lebih besar untuk mencari makanan sesuai dengan rantai makanannya.

"Otomatis ikan kecil tadi juga diikuti ikan-ikan besar sebagai rantai makanannya," katanya.

Kedua, Eko membuka kemungkinan berbagai unsur hara lainnya yang dibutuhkan ikan-ikan kecil itu mengikuti arus angin ke garis pantai sehingga mendorong ikan mendekatinya.

Ketiga, katanya, kandungan klorofil-a yang menjadi salah satu faktor kesuburan di laut.

Meski demikian, Eko menyatakan perlu penelitian lebih lanjut untuk bisa memastikan alasan ikan-ikan kecil tersebut terdampar hingga ke pesisir pantai.

"Sisanya dugaan sementara ini ya tapi perlu penelitian lebih lanjut," ujarnya.

Menurut Eko, terdamparnya ikan-ikan kecil tersebut bisa dikatakan sebagai fenomena langka akibat ketidaknormalan oseanografi. Namun, itu dapat menjadi anugerah bagi para warga karena dapat memanen ikan tanpa menggunakan jala di laut.

(Antara/arh)


[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

TERPOPULER