Siklon Tropis Jenna Menjauhi RI, Dampaknya Masih Terasa
Siklon Tropis Jenna diperkirakan akan terus bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Meski demikian, siklon tropis ini masih memberikan dampak tidak langsung berupa gelombang tinggi di perairan Sumatra dan Jawa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam analisis per Rabu (7/11) pukul 07.00 WIB menyebut Jenna berada di sekitar Samudra Hindia barat daya Banten, dengan kecepatan angin maksimum 60 knot (110 km/jam) dan tekanan udara minimum 979 hPa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siklon Tropis Jenna berpotensi melemah menjadi kategori 2 dan bergerak ke barat daya, menjauhi wilayah Indonesia dalam periode 24 jam ke depan," tulis BMKG di Instagram, Rabu (7/11).
Meski diperkirakan terus menjauhi wilayah Tanah Air, siklon tropis ini masih berpotensi memberikan dampak tidak langsung berupa gelombang laut 1,25-2,5 meter. Wilayah yang berpotensi mengalami dampak ini adalah Samudra Hindia barat daya Kepulauan Mentawai hingga Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten hingga Jawa Barat.
BMKG memperkirakan intensitas siklon tropis ini akan menurun dan masuk dalam kategori dua pada malam ini dengan kekuatan 50 knot dan tekanan 988 hPa.
Pada Rabu malam, siklon ini diperkirakan berada di Samudra Hindia barat daya Banten, 18.1LS, 91.6BT atau sekitar 1970 km sebelah barat daya Bengkulu. Siklon tropis ini diproyeksikan terus bergerak ke barat daya menjauhi wilayah Indonesia.
Sebagai informasi, Siklon Tropis Jenna berkembang dari bibit siklon tropis 91S yang tumbuh sejak 3 Januari 2026 pukul 01.00 WIB di Samudra Hindia barat daya Lampung dan mencapai intensitas siklon tropis pada 5 Januari 2026 pukul 13.00 WIB.
[Gambas:Video CNN]

