Temuan Danau Suci di Mesir, Arkeolog Ungkap Situs Kuno Terpendam

CNN Indonesia
Rabu, 04 Feb 2026 11:15 WIB
Ilustrasi. Misi arkeologi gabungan Mesir-China menemukan danau kuno yang diyakini 'suci' di kompleks Kuil Montu, kawasan Kompleks Kuil Karnak, Luxor. (Foto: istockphoto/Volodymyr Semeniuk)
Jakarta, CNN Indonesia --

Misi arkeologi gabungan Mesir-China menemukan danau kuno yang diyakini 'suci' di kompleks Kuil Montu, kawasan Kompleks Kuil Karnak, Luxor.

Danau suci tersebut berada di dalam kompleks Kuil Montu, di sebelah barat Kuil Maat yang didedikasikan bagi dewi Maat, simbol harmoni, keadilan, dan kebenaran dalam kepercayaan Mesir kuno.

Dengan luas lebih dari 50 meter persegi, danau ini merupakan tempat penampungan air buatan kuno dengan struktur yang jelas dan tetap utuh. Menurut arkeolog dari misi gabungan, danau ini tidak tercatat dalam arsip arkeologi awal.

Jia Xiaobing, ketua tim arkeolog dari China, menjelaskan bahwa bersama dengan danau suci Montu Temple yang sudah diketahui sebelumnya, penemuan ini menciptakan susunan unik dua danau suci yang terletak di utara dan selatan di dalam tembok kompleks Karna.

"Penemuan baru ini adalah danau suci satu-satunya dalam sejarah arkeologi Mesir yang telah menjalani penggalian sistematis dan ilmiah, menyediakan sejumlah besar bahan pertama tangan untuk penelitian, terutama studi tentang danau suci," ujar Jia, mengutip Xinhua, Sabtu (24/1).

Dia menjelaskan danau suci merupakan komponen penting dalam arsitektur kuil Mesir kuno dan dianggap sebagai sumber air suci. Danau-danau ini berbeda dengan pasokan air domestik dan hanya diperuntukkan untuk penggunaan ritual di dalam kuil.

Hend Aly, inspektur senior di Kuil Montu dan anggota proyek dari Mesir, mengatakan bahwa penemuan ini 'menandai puncak kerja keras misi gabungan selama delapan tahun'.

Dia mengatakan bahwa tim gabungan telah berhasil mengembangkan dan menerapkan teknologi canggih untuk melaksanakan pekerjaan tersebut.

"Kami memulai dengan tumpukan besar pasir dan debu, dan sekarang Anda dapat melihat hasil kerja sama kita, danau suci yang indah dan besar ini yang akan membuka jalan baru untuk penelitian dan penemuan lebih lanjut di masa depan," kata Aly.

Namun, Aly menambahkan bahwa akibat keterbatasan yang disebabkan oleh tingkat air tanah, konstruksi dasar danau tersebut belum sepenuhnya dieksplorasi, dan tanggal pembangunan awalnya masih perlu ditentukan melalui penggalian dan penelitian lebih lanjut.

Di kawasan ini, arkeolog juga menemukan puluhan tulang rahang sapi dan blok batu yang digunakan kembali yang terkait dengan raja-raja dan pendeta wanita suci dari Periode Akhir (747-332 SM).

Di luar danau suci, penggalian di area kapel Osiris menemukan tiga kapel yang didedikasikan untuk dewa Osiris, kata Jia, yang menambahkan bahwa arkeolog juga menemukan puluhan patung Osiris dengan berbagai ukuran dan bahan, serta fragmen yang terkait dengan pendeta suci.

Pendeta Wanita Suci Amun, yang juga dikenal sebagai Istri Dewa Amun, adalah gelar pendeta wanita di Mesir Kuno yang terutama dipegang oleh wanita kerajaan, seperti putri-putri firaun. Para pendeta wanita ini bertindak sebagai istri simbolis dan pengurus upacara utama dewa Amun di Thebes.

Menurut Jia, penemuan ini memberikan bukti arkeologi baru untuk lebih memahami sejarah Thebes selama pemerintahan Dewi Penjaga dari Dinasti ke-25 dan ke-26.

Situs Kuil Montu, yang mencakup area sekitar 106.000 meter persegi, terletak di bagian utara Luxor. Dari area tersebut, sekitar 24.000 meter persegi berada di dalam tembok pagar kompleks kuil. Hingga saat ini, misi gabungan telah menggali area seluas sekitar 2.300 meter persegi.

Sejak 2018, misi arkeologi gabungan Mesir-China pertama, yang dibentuk oleh Institut Arkeologi Akademi Ilmu Sosial China dan Kementerian Pariwisata dan Purbakala Mesir, secara resmi melakukan penggalian arkeologi dan penelitian di Kuil Montu.

(wpj/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK