Prediksi Cuaca Jakarta Hari Ini 4 April: Mayoritas Hujan Lebat
Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat diprediksi berpotensi melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya hari ini, Sabtu (4/4).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Jabodetabek untuk hari Sabtu ini. Dalam peringatan dini tersebut, BMKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kota dan Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, serta Kota Depok berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berstatus waspada.
Sementara itu, hanya Kabupaten Bogor yang berstatus siaga atau diprediksi bakal diguyur hujan lebat hingga sangat lebat.
Dalam sepekan ke depan, kondisi cuaca di Indonesia masih dipengaruhi oleh dinamika atmosfer skala global, regional, dan lokal. Pada skala global, fenomena El Niño-Southern Oscillation (ENSO) berada pada fase netral terlihat dari indeks NINO 3.4 sebesar -0,42, yang tidak memberikan peningkatan yang signifikan terhadap aktivitas konvektif di wilayah Indonesia.
Sementara itu, nilai Dipole Mode Index (DMI) sebesar -0,25 dan berada pada fase netral yang menunjukkan tidak adanya aliran udara signifikan dari Samudra Hindia timur Afrika ke wilayah Indonesia, khususnya bagian barat, sehingga pengaruhnya terhadap distribusi curah hujan di Indonesia juga masih terbatas.
Pada skala regional, Monsun Australia terpantau semakin menguat dan diprakirakan masih akan terus menguat dalam beberapa hari ke depan. Kondisi ini mendorong peningkatan massa udara dari Australia menuju Indonesia yang umumnya bersifat lebih kering.
Konsisten dengan hal tersebut, analisis angin zonal menunjukkan dominasi angin timuran di sebagian besar wilayah Indonesia, yang mengindikasikan bahwa sejumlah wilayah mulai mengalami masa peralihan menuju musim kemarau.
Namun demikian, dinamika atmosfer lain masih turut memengaruhi potensi hujan di sebagian wilayah di Indonesia. Aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) spasial diprakirakan melintasi sebagian besar wilayah Sumatera serta sebagian Papua, sehingga berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
Selain itu, Gelombang Rossby Ekuatorial yang berpropagasi ke arah barat juga diprakirakan aktif melintasi sebagian wilayah Sumatra dan Jawa. Sementara itu, Gelombang Kelvin yang berpropagasi ke arah timur diprakirakan turut aktif dan melintasi sebagian besar wilayah Sumatra, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, serta sebagian wilayah Kalimantan dan Papua.
Selain faktor tersebut, sirkulasi siklonik juga berpotensi terbentuk di perairan barat Aceh serta Laut Banda.
Sistem-sistem ini membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan awan hujan di wilayah tersebut.
(dmi/dmi)