BMKG Ungkap Daftar 7 Wilayah Berpotensi Diguyur Hujan Hari Ini

CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 06:30 WIB
BMKG peringatkan potensi hujan sedang hingga lebat di beberapa wilayah Indonesia. (Foto: REUTERS/Amit Dave)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang pada hari ini, Jumat (31/7). Simak daftarnya berikut ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini hujan untuk 30 Juli hingga 1 Agustus 2026.

Dalam peringatan tersebut, BMKG menyebut sejumlah wilayah seperti Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat atau berstatus Waspada.

Tidak ada wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat atau berstatus Siaga pada hari ini. BMKG juga menyatakan tidak ada wilayah yang masuk kategori Awas atau hujan sangat lebat hingga ekstrem.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan sedang hingga lebat dan angin kencang:

Hujan sedang hingga lebat

Angin kencang

Potensi hujan lokal di tengah El Nino

Dominasi kondisi kering yang terjadi saat ini selaras dengan perkembangan dinamika iklim global. Indeks Niño 3.4 dasarian masih tercatat sebesar +2,26, dengan nilai Southern Oscillation Index (SOI) mencapai -28,2. Indikator tersebut mengindikasikan El Niño dengan intensitas kuat yang berpotensi semakin menguat pada tahun ini dan dapat menghambat proses pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

"Meskipun demikian, peluang terjadinya hujan masih terdapat di beberapa wilayah Indonesia," tulis BMKG dalam prakiraan Potensi Hujan Indonesia Sepekan ke Depan Periode 28 Juli-4 Agustus 2026.

Aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) yang secara spasial diprakirakan mulai memasuki wilayah Indonesia, serta keberadaan Gelombang Rossby Ekuatorial dan Kelvin yang melintasi sebagian wilayah Sumatra, diprediksi mendukung pembentukan awan hujan di sebagian wilayah.

Selain itu, sirkulasi siklonik diprakirakan terbentuk di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina dan di Samudra Pasifik sebelah utara Papua Nugini. Keberadaan sistem tersebut dapat membentuk daerah konvergensi dan konfluensi yang mendukung pertemuan serta penumpukan massa udara di sekitar wilayah sirkulasi.

Dalam beberapa hari ke depan, peningkatan kecepatan angin permukaan juga masih berpotensi terjadi di sejujmlah perairan. Peningkatan kecepatan angin tersebut berpotensi memicu kenaikan tinggi gelombang laut di wilayah-wilayah perairan tersebut.

Meski kondisi kering diprakirakan masih lebih dominan, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat tetap berpeluang terjadi, terutama di wilayah yang dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer, sirkulasi siklonik, serta daerah konvergensi dan konfluensi.

(lom)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK