Harga Produk Apple Naik, Penjualan di Toko Retail Ikut Terdampak?

CNN Indonesia
Rabu, 09 Sep 2026 09:00 WIB
Kelangkaan chip memori menyebabkan harga produk Apple naik, namun loyalitas pelanggan tetap tinggi. (Foto: CNN Indonesia/Nadhira Aliya)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kelangkaan chip memori menjadi faktor sejumlah produk Apple seperti iPhone, tablet hingga smartwatch mengalami kenaikan harga. Apakah fenomena ini berdampak pada penjualan produk di toko retail seperti hello Store milik Blibli?

Retail Director of PT Global Astha Niaga Alvin Hariraharjdo menyatakan bahwa fenomena kelangkaan chip memori ini berdampak pada penjualan produk Apple di hello Store. Sebab, semua merek produk elektronik mengalami kenaikan harga, tidak hanya Apple.

"Rasanya ya kalau dilihat nggak cuman Apple doang. Semua produk yang menggunakan chipset yang lagi langka ini semuanya naik. Enggak cuman handphone sampai tablet," kata Alvin dalam acara pembukaan hello Store di Mall Grand Indonesia, Jakarta, Jumat (4/9).

Meski demikian, ia melihat para penggemar Apple masih setia untuk membeli produk, terutama iPhone.

"Iya pasti terdampak dong. Cuman so far kalau kita lihat customer-customer Apple loyalist masih tetap. Mereka memburu produk-produk terutama iPhone ya," kata Alvin.

Menurut Alvin, beberapa produk Apple lainnya seperti MacBook, iPad dan Apple Watch juga akan mengalami kenaikan harga. Pasalnya, jajaran produk tersebut juga ditenagai oleh chipset.

Namun begitu, ia tidak mengungkap secara jelas varian produk mana yang paling terdampak serta persentase kenaikan harganya.

Alvin berharap fenomena ini dapat teratasi, sehingga harga produk di pasaran semakin membaik dan berdampak pada kenaikan demand untuk jajaran produk Apple .

"Cuman yang kita harapkan kan nanti pelan-pelan chipset udah enggak langka lagi. Ini demand-nya naik lagi gara-gara harga yang udah mulai bisa normal," jelasnya.

Dirinya juga berharap dengan kehadiran jajaran produk Apple terbaru pada 9 September nanti dapat memberikan kesan positif kepada konsumen.

"Kalau ditanya, dampak chipset ini bikin [penjualan] turun, enggak? Ya kan jawabannya jelas ya. Cuman, kalau ada produk baru dari Apple yang bikin 'wah keren gitu'. Ya mudah-mudahan akan bikin mem-balance," imbuh Alvin.

Harga jajaran produk Apple melonjak di sejumlah pasar. Kendati demikian, riset data terbaru menunjukkan seri iPhone 17 masih jadi HP terlaris di dunia.

iPhone 17 varian standar menyumbang 6 persen penjualan smartphone global, membuatnya posisinya bertahan sebagai HP terlaris pada kuartal kedua (Q2) 2026.

Data Counterpoint menunjukkan bahwa iPhone 17, iPhone 17 Pro, dan iPhone 17 Pro Max memimpin tiga posisi teratas smartphone terlaris pada Q2 2026. Seri ini mendorong peningkatan penjualan produk Apple di India, Jepang, Timur Tengah, Afrika, bahkan hampir berlipat ganda di Korea Selatan.

Melansir GSM Arena, Rabu (26/8), varian iPhone 17 standar tetap menjadi yang terlaris, didorong oleh beberapa peningkatan signifikan yang membuat kesenjangannya dengan model Pro tidak terlalu jauh. Meskipun demikian, penjualan iPhone 17 Pro dan Pro Max juga tetap tinggi, menyusul di posisi kedua dan ketiga HP terlaris.

Penjualan varian ini didukung dengan program tukar tambah dan promosi yang membuatnya semakin terjangkau.

iPhone 17e juga masuk 10 besar dalam daftar tersebut. Dengan harga yang sama seperti tahun lalu, tambahan MagSafe, penyimpanan internal yang lebih besar, dan promosi operator seluler, iPhone 17e tetap populer di AS dan Jepang.

Salah satu kunci kesuksesan penjualan seri iPhone 17 adalah karena didorong kenaikan harga smartphone, hingga akhirnya membuat konsumen beralih ke segmen kelas atas.

(nad/dmi)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK