Deret Fitur Keamanan Agar Perempuan Nyaman Naik Taksi Online Malam

CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2026 20:15 WIB
Tempat penjemputan taksi online Grab di Grand Indonesia, Jakarta, Selasa, 8 Januari 2019. CNNIndonesia/Safir Makki
Keamanan perjalanan penting bagi perempuan. Grab hadirkan fitur seperti AudioProtect, SOS Button, dan Women Passenger Preference untuk rasa aman. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Fitur AudioProtect

AudioProtect adalah fitur Grab yang memungkinkan perekaman audio selama perjalanan. Fitur ini dirancang untuk membantu mencegah insiden keselamatan dan menyediakan bukti pendukung apabila terjadi laporan atau kejadian yang tidak diinginkan.

Rekaman audio dapat membantu memberikan konteks dalam proses investigasi, misalnya ketika terjadi percakapan atau situasi yang berpotensi menimbulkan masalah antara penumpang dan mitra pengemudi.

Grab juga menggunakan teknologi untuk mendeteksi potensi risiko keselamatan selama perjalanan. Jika sistem mendeteksi pola atau kondisi perjalanan yang tidak wajar, fitur keselamatan dapat membantu mempercepat respons terhadap situasi tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk mengaktifkan AudioProtect, pengguna dapat mengikuti langkah berikut:

  1. Buka aplikasi Grab.
  2. Pilih Akun.
  3. Masuk ke Pengaturan Keamanan.
  4. Pilih opsi AudioProtect.
  5. Geser tombol untuk mengaktifkan fitur.
  6. Ikuti instruksi konfirmasi yang muncul di layar.

Untuk menonaktifkan fitur, buka Pusat Keselamatan atau menu pengaturan keamanan, kemudian ikuti instruksi untuk menonaktifkan AudioProtect. Nama menu dan posisi pengaturan dapat berubah mengikuti pembaruan aplikasi.

SOS Button

SOS Button adalah fitur tombol darurat yang dapat digunakan penumpang maupun mitra pengemudi ketika menghadapi ancaman keselamatan atau situasi darurat selama perjalanan.

Dengan menekan tombol tersebut, pengguna dapat mengikuti opsi bantuan yang tersedia, seperti menghubungi tim keselamatan Grab atau layanan darurat nasional 110. Fitur ini dirancang agar pengguna dapat memperoleh bantuan dengan lebih cepat dalam kondisi yang membutuhkan respons segera.

Saat SOS Button ditekan, pengguna akan mendapatkan opsi untuk:

  • Menghubungi layanan darurat nasional 110.
  • Terhubung dengan tim keselamatan Grab.
  • Mengirimkan detail perjalanan kepada pihak terkait.
  • Membagikan lokasi terkini berdasarkan GPS.
  • Menampilkan informasi pengemudi dan kendaraan.
  • Mengirimkan notifikasi kepada kontak darurat yang telah didaftarkan.
  • Kontak darurat dapat menerima informasi seperti lokasi perjalanan dan detail kendaraan, sesuai fitur serta pengaturan yang tersedia pada akun pengguna.

Kontak darurat dapat menerima informasi seperti lokasi perjalanan dan detail kendaraan, sesuai fitur serta pengaturan yang tersedia pada akun pengguna.

Jika merasa terancam atau menghadapi keadaan darurat selama perjalanan, lakukan langkah berikut:

  1. Buka layar perjalanan di aplikasi Grab.
  2. Pilih Pusat Keselamatan.
  3. Tekan Tombol Darurat atau SOS.
  4. Pilih opsi untuk menghubungi layanan darurat nasional 110 atau tim keselamatan Grab.
  5. Ikuti instruksi yang muncul di layar.
  6. Jika menghadapi ancaman langsung, prioritaskan keselamatan diri dan hubungi layanan darurat 110.

Grab juga mengembangkan sistem deteksi proaktif yang dapat mengenali anomali perjalanan, seperti:

  • Perubahan rute yang tidak wajar.
  • Kecelakaan yang terindikasi.
  • Perjalanan yang berakhir secara tidak biasa.
  • Pemberhentian yang berlangsung terlalu lama.

Jika sistem mendeteksi kondisi tertentu, aplikasi dapat menampilkan notifikasi keselamatan atau memberikan akses lebih cepat ke SOS Button. Namun, pengguna tetap perlu menekan tombol tersebut secara manual apabila merasa berada dalam bahaya.

SOS Button dapat digunakan oleh:

  • Penumpang.
  • Mitra pengemudi.
  • Pengguna yang menghadapi ancaman keselamatan selama perjalanan.

Dengan demikian, fitur ini dirancang untuk membantu meningkatkan perlindungan bagi kedua pihak yang terlibat dalam perjalanan.

AudioProtect berfungsi sebagai lapisan perlindungan dan dokumentasi, sedangkan SOS Button digunakan sebagai respons langsung ketika pengguna membutuhkan bantuan.

Trip Monitoring dan Share My Ride

Salah satu keunggulan Grab adalah adanya pemantauan perjalanan yang bekerja secara otomatis. Melalui Trip Monitoring, sistem dapat mengenali kondisi tertentu, seperti:

  • Penyimpangan rute.
  • Pemberhentian yang tidak wajar.
  • Perjalanan yang berakhir secara tidak biasa.
  • Anomali lain selama perjalanan.
  • Jika diperlukan, kondisi tersebut dapat memicu pengecekan dari Grab Support.

Grab juga menyediakan Share My Ride yang memungkinkan pengguna membagikan informasi perjalanan kepada keluarga atau teman. Informasi yang dapat dibagikan antara lain:

  • Lokasi kendaraan secara real-time.
  • Nama pengemudi.
  • Informasi kendaraan.
  • Rute perjalanan.
  • Perkiraan waktu tiba.

Kombinasi pemantauan otomatis dan berbagi perjalanan membuat pengguna tidak harus menunggu sampai terjadi masalah untuk mendapatkan perhatian atau bantuan.

Number Masking untuk Melindungi Privasi

Keamanan perjalanan juga mencakup perlindungan data pribadi. Grab memiliki fitur Number Masking yang menyamarkan nomor telepon asli penumpang dan mitra pengemudi ketika keduanya berkomunikasi melalui aplikasi.

Dengan fitur ini:

  • Penumpang tidak perlu membagikan nomor pribadi.
  • Pengemudi tidak dapat melihat nomor asli penumpang.
  • Komunikasi tetap dapat dilakukan selama perjalanan.
  • Nomor sementara tidak lagi digunakan setelah perjalanan selesai.
  • Perlindungan ini membantu mengurangi risiko penyalahgunaan nomor telepon setelah perjalanan berakhir.

Women Passenger Preference

Fitur Woman Passenger Preference ini membantu pengemudi perempuan untuk diprioritaskan bertemu dengan penumpang perempuan. Fitur ini ditujukan untuk memberi kenyamanan dan rasa aman.

Program Anti Kekerasan Seksual

Tak hanya dari sisi teknologi, Grab juga menghadirkan program pencegahan dan penanganan kekerasan seksual bersama lembaga pemerintah serta organisasi pendamping perempuan untuk mitra pengemudinya. Program ini berfokus pada edukasi mitra pengemudi, pemutakhiran standar operasional dan penanganan kasus yang berpihak pada korban.

Grab menghadirkan program PAKEM (Pelatihan Keselamatan untuk Mitra Grab) yang memberikan modul pelatihan wajib meliputi anti kekerasan seksual, berkendara aman, kode etik, dan pelayanan yang inklusif. Modul ini disusun bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (KemenPPA) dan UNFPA Indonesia.

Program PAKEM disebut telah diikuti oleh lebih dari 75.000 mitra pengemudi.

Dalam menangani dan mencegah insiden kekerasan seksual yang berpihak pada korban, Grab bekerja sama dengan Komnas Perempuan dan Forum Pengada Layanan (FPL). Grab juga menyediakan layanan pengaduan untuk perempuan dan anak melalui SAPA 129.

(nad/dmi)


[Gambas:Video CNN]

HALAMAN:
1 2