Wow, Ilmuwan Temukan Flora Cantik Spesies Baru di Leuser
CNN Indonesia
Senin, 18 Jan 2016 17:40 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Peneliti dari Indonesia dan Inggris berhasil menemukan dua spesies tumbuhan baru lho di Taman Nasional Gunung Leuser, Sumatera Utara. Kedua spesies itu adalah Begonia olivacea ardi dan Begonia simolapensis ardi.
Wisnu H. Ardi, peneliti dari Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengatakan kedua flora itu tumbuh berkelompok di bebatuan karst.
Temuan itu hasil kerjasama PKT Kebun Raya Bogor dan Royal Botani Gardens Edinburgh, Inggris. Kerjasama mereka berlangsung sejak 2011.
Ciri-ciri Begonia olivacea adalah secara morfologi memiliki perawakan yang kecil, bunga betina memiliki dua tenda bunga, dan berambut jarang pada tangkai daun.
Warna daunnya adalah hijau kusam, dengan bentuk asimetris, serta permukaan daunnya rata.
Karakter morfologi yang dimiliki Begonia olivacea sangat unik dan berbeda dengan spesies terdekatnya, yaitu Begonia nurii irmsch dari Klantan, Malaysia dan Begonia droopiae ardi dari Sumatera Barat. Adapun Begonia simolapensis memang memiliki kemiripan dengan Begonia olivacea. Perbedaannya: perawakan dan ukuran daun simolapensis yang lebih besar, warna daun hijau mengkilat serta tangkai daun yang lebih panjang dan berambut lebat.
Menariknya, kedua tanaman ini berpotensi dikembangkan jadi tanaman hias. Menurut The International Union for Conservation of Nature (IUCN), mereka masuk dalam status konservasi kategori resiko rendah (Least Concern) alias tak terancam punah.
Wisnu H. Ardi, peneliti dari Pusat Konservasi Tumbuhan (PKT) Kebun Raya Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), mengatakan kedua flora itu tumbuh berkelompok di bebatuan karst.
Temuan itu hasil kerjasama PKT Kebun Raya Bogor dan Royal Botani Gardens Edinburgh, Inggris. Kerjasama mereka berlangsung sejak 2011.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begonia simolapensis ardi (Dok.LIPI) |
Menariknya, kedua tanaman ini berpotensi dikembangkan jadi tanaman hias. Menurut The International Union for Conservation of Nature (IUCN), mereka masuk dalam status konservasi kategori resiko rendah (Least Concern) alias tak terancam punah.
Begonia simolapensis ardi (Dok.LIPI)