Tahukah Kamu, Apa Baik Buruknya Kopi Bagi Kesehatan Tubuh

Deddy Sinaga, CNN Indonesia | Senin, 13/06/2016 17:51 WIB
Kopi merupakan minuman yang digemari oleh banyak orang. Tapi kamu wajib tahu apa dampak baik dan buruk kopi bagi kesehatanmu. Biji kopi (josealbafotos/Pixabay)
Bandung, CNN Indonesia -- Kopi merupakan minuman yang digemari oleh pria dan wanita. Kopi berasal dari biji kopi yang sebelumnya telah disangrai dan ditumbuk halus menjadi bubuk kopi. Hasil olahan dari kopi sangat bervariasi, mulai dari kopi hitam, kopi susu, kopi luwak, cappuccino, moccacino, espresso, dan lain sebagainya. Namun tahukah anda apa saja manfaat dan bahayanya minuman ini bagi kesehatan tubuh kita?

Kandungan gizi dalam 100 gram kopi meliputi 352 kilokalori, protein 17,4 gram, karbohidrat 69 gram, lemak 1,3 gram, kalsium 296 miligram, fosfor 368 miligram, dan zat besi 4 miligram. Kopi juga mengandung berbagai mineral seperti niacin, thiamin, magnesium, fosfor, folat, dan mangan. Selain itu, kopi juga mengandung kafein, secangkir kopi mengandung 115 mg kafein.

Kafein dalam kopi dapat meningkatkan energi dan meningkatkan kinerja fisik. Pada saat kopi diminum, kafein dalam kopi diserap ke dalam aliran darah yang kemudian mengalir sampai ke otak. Menurut Wongso Yudi Dharma, banyak uji coba terkontrol pada manusia yang menunjukkan bahwa kopi dapat meningkatkan berbagai aspek dari fungsi otak, yaitu dapat meningkatkan memori, suasana hati, kewaspadaan, tingkat energi, waktu reaksi, dan fungsi umum kognitif. Kafein juga dapat merangsang sistem saraf.


Kopi dapat mengurangi rasa depresi dan membuat anda menjadi lebih bahagia. Munurut laporan Archives of Internal Medicine tahun 2011, perempuan yang minum dua sampai tiga cangkir kopi sehari 15 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengalami depresi, dan mereka yang minum empat cangkir memiliki resiko 20 persen lebih rendah.

Kafein akan membalikkan semua kerja adenosin sehingga tubuh tidak lagi mengantuk, tetapi muncul perasaan segar, sedikit gembira, mata terbuka lebar, jantung berdetak lebih kencang, tekanan darah naik, otot-otot berkontraksi dan hati akan melepas gula ke aliran darah yang akan membentuk energi ekstra.

Kopi juga dapat mengurangi risiko diabetes tipe II dan menurunkan risiko kanker. Menurut sebuah laporan Journal of Agricultural & Food Chemistry tahun 2012, efek senyawa yang terkandung dalam kopi akan menghalangi hIAPP, polipeptida yang dapat menghasilkan serat protein abnormal, yang ditemukan pada orang dengan diabetes tipe II.

Kemudian menurut sebuah studi tahun 2008 di Swedia menemukan bahwa minum setidaknya dua sampai tiga cangkir sehari dapat mengurangi risiko atau menunda timbulnya kanker payudara dan menurut sebuah studi yang baru-baru ini keluar dari Harvard School of Public Health menemukan bahwa kopi mengakibatkan penurunan risiko kanker prostat.

Namun dari berbagai manfaat di atas, perlu diperhatikan bahaya yang akan muncul apabila anda meminum kopi secara berlebihan. Jangan sampai anda meminum kopi secara berlebihan karena akan menimbulkan efek samping yang berbahaya terhadap tubuh kita, salah satunya efek ketergantungan.

Sebaiknya dalam 1 hari cukup mengkonsumsi 2-3 gelas kopi, jangan sampai berlebihan mengkonsumsinya karena dapat meningkatkan risiko stroke. Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Journal of Neurology, Neurosurgry and Psychiatry tahun 2002 menyimpulkan bahwa minum lebih dari 5 gelas kopi perhari akan meningkatkan risiko terjadinya kerusakan pada dinding pembuluh darah.

Pada wanita hamil juga disarankan tidak mengkonsumsi kopi dan makanan yang mengandung kafein. Hal ini karena kafein dapat meningkatkan denyut jantung. Pada janin dapat menyerang plasenta dan masuk dalam sirkulasi darah janin. Dampak terburuknya, bisa menyebabkan keguguran.

(ded/ded)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK