Menengok Pelatihan Pembina PMR di Sukabumi
Atep Maulana | CNN Indonesia
Jumat, 15 Des 2017 12:24 WIB
Sukabumi, CNN Indonesia -- Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menggelar kegiatan Pelatihan bagi pembina Palang Merah Remaja (PMR) di Kadudampit Sukabumi, pada 12-13 Desember lalu. Pesertanya 70 orang dari sejumlah sekolah dari tingkat SD sampai SMA.
"Tujuan pelaksanaan pelatihan ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi pembina PMR di unit sekolah, sehingga mampu menerapkan manajemen PMR baik PMR Mula (tingkat pelajar SD/ sederajat), PMR Madya (tingkat pelajar SMP/ sederajat), dan PMR Wira (tingkat pelajar SMA/ sederajat)," ujar Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Ayi Abdullah.
Adapun Kepala Divisi PMR dan Sukarelawan PMI Pusat, Exkuwin Suharyanto, mengatakan pelatihan pembina PMR adalah sebagai wadah dan pembinaan kepada para pembina PMR yang berpusat di sekolah dan di masyarakat untuk mengaplikasikan pengetahuannya kepada para PMR di sekolahnya. Tujuannya supaya anggota PMR itu siap menjadi sukarelawan PMI di masa depan.
"Pelatihan pembina PMR merupakan pembekalan bagi pembina PMR dalam melakukan pengembangan untuk masing-masing anggota PMR-nya," kata Exkuwin menambahkan. Setelah pelatihan itu diharapkan para peserta bisa menyalurkan ilmunya di sekolah masing-masing.
Dalam pelaksananya di lapangan, proses manajemen PMR itu meliputi perekrutan, pelatihan, Tri Bakti PMR, pengakuan dan penghargaan. Siklus pembinaan manajemen PMR ini di setiap unit sekolah harus dikembangkan melalui berbagai metode pembelajaran yang dikemas dengan metode pembelajaran yang menyenangkan. Dilakukan dengan pendekatan seperti: peer leadership, peer support, dan peer educator. (ded/ded)
"Tujuan pelaksanaan pelatihan ini ialah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi pembina PMR di unit sekolah, sehingga mampu menerapkan manajemen PMR baik PMR Mula (tingkat pelajar SD/ sederajat), PMR Madya (tingkat pelajar SMP/ sederajat), dan PMR Wira (tingkat pelajar SMA/ sederajat)," ujar Ketua PMI Kabupaten Sukabumi, Ayi Abdullah.
Adapun Kepala Divisi PMR dan Sukarelawan PMI Pusat, Exkuwin Suharyanto, mengatakan pelatihan pembina PMR adalah sebagai wadah dan pembinaan kepada para pembina PMR yang berpusat di sekolah dan di masyarakat untuk mengaplikasikan pengetahuannya kepada para PMR di sekolahnya. Tujuannya supaya anggota PMR itu siap menjadi sukarelawan PMI di masa depan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pelaksananya di lapangan, proses manajemen PMR itu meliputi perekrutan, pelatihan, Tri Bakti PMR, pengakuan dan penghargaan. Siklus pembinaan manajemen PMR ini di setiap unit sekolah harus dikembangkan melalui berbagai metode pembelajaran yang dikemas dengan metode pembelajaran yang menyenangkan. Dilakukan dengan pendekatan seperti: peer leadership, peer support, dan peer educator. (ded/ded)