Jawabannya berawal dari sebuah teori bahwa pada masa lalu, manusia dalam upaya mempertahankan eksistensinya, mereka memerlukan tempat untuk berinteraksi dengan sesamanya maupun lingkungannya. Beberapa variabel yang menjadi penentu dalam pemilihan tempat hunian masa lalu adalah tersedianya sumber air bersih, sumber makanan, dan kondisi lingkungan yang aman dan nyaman untuk ditempati.
Sebuah situs arkeologi kadang ditemukan secara tidak sengaja, contohnya situs Yomokho di Sentani. Situs ini ditemukan ketika para pekerja yang meratakan lereng bukit dengan buldozer, menemukan beberapa tengkorak manusia dan banyak pecahan gerabah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, situs arkeologi ditemukan berdasarkan sumber sejarah baik itu prasasti atau arsip. Contohnya situs kapal tenggelam (shipwreck), situs peninggalan Perang Dunia II, situs pemukiman kerajaan Islam, dan sebagainya. (ded/ded)