Jokowi Didukung Pekerja Indosat Buyback Saham
Serikat Pekerja PT Indosat Tbk (ISAT) ikut meramaikan penyambutan Presiden Joko Widodo dengan membentangkan beberapa spanduk berisi pengambilalihan Indosat dari pihak asing.
Dalam spanduk tersebut terdapat foto Jokowi sambil berkata, "Indosat bisa diambil kembali, kuncinya hanya satu, kita buyback, kita ambil kembali," dan dibawahnya tertulis "semoga terealisir janjinya ya pak..,"
Jokowi dalam debat Calon Presiden Juni lalu di salah satu televisi swasta menyatakan Indonesia memiliki kemampuan untuk membeli kembali saham Indosat dengan harga wajar. Saat ini, 65 persen saham Indosat dimiliki Ooredoo Asia Pte Ltd, saham publik 15,3 persen, negara Republik Indonesia sebesar 14,29 persen, dan SKAGEN AS sebesar 5,41 persen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan hanya tuntutan buyback, para pekerja juga menuntut agar dapat ditegakkannya keadilan bagi Indar Atmanto, bos ISP IM2 yang dinyatakan korupsi.
Menurutnya, pemasangan spanduk ini telah mendapat izin dari pihak dan petinggi Indosat. Spanduk tersebut membentang di depan gedung Indosat di kawasan Thamrin tepat ketika Jokowi - JK melintas di kawasan ini sesaat setelah pelantikan. Para pekerja Indosat berharap pemerintahan Jokowi - JK dapat segera menyelesaikan permasalahan ini dan merealisasikan janji yang dibuat.
Menjelang penutupan perdagangan hari ini, saham Indosat (ISAT) turun 0,40 persen ke harga Rp 3.775 per saham. Padahal Index Harga Saham Gabungan sudah naik lebih dari 1 persen seiring maraknya aksi beli asing ke pasar saham Indonesia hingga mencapai Rp 735 miliar sebelum perdagangan ditutup.