Selaku BUMN penyalur, PT Pertamina (Persero) menurunkan harga jual bahan bakar minyak (BBM) oktan 92 atau pertamax dari Rp 9.950 menjadi Rp 8.500. Tak mau jalah, PT Shell Indonesia, mengambil langkah serupa.
Pagi ini, Kamis (1/1), harga jual seluruh produk Shell turun rata-rata Rp 366 per liter di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) milik produsen minyak Belanda tersebut.
Untuk BBM 'Super' (oktan 92) turun harga sebesar Rp 350 per liter, dari Rp 9.950 menjadi 9.600. Demikian halnya harga V-Power, yang kandungan oktannya setara dengan Pertamax Plus (Ron 95), turun Rp 450 per liter dari Rp 11.450 menjadi Rp 11.000. Harga Diesel Shell juga turun dari sebelumnya Rp 11.000 menjadi Rp 10.700 per liter.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan pantauan CNN Indonesia, penurunan harga bahan bakar belum menimbulkan antrian panjang di sejumlah SPBU di wilayah Depok dan Jakarta Selatan, baik milik Pertamina maupun Shell. Kondisi ini bertolak belakang dengan kondisi ketika pemerintah mengumumkan kenaikan harga jual premium dan solar pada 17 November 2014.
(ags/ags)