Sri Adiningsih, Pengurus ISE yang juga Ekonom Universitas Gadjah Mada mengatakan bukan tidak mungkin Jokowi bisa mengandalkan BUMN untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi dengan kebijakan pemangkasan dividen tersebut. Dengan catatan setiap rupiah dividen yang diizinkan pemerintah untuk disimpan BUMN, digunakan untuk membangun proyek infrastruktur.
“Indonesia punya ratusan BUMN, sementara di Tiongkok BUMN itu menjadi motor pembangunan. Hal tersebut ternyata sejalan dengan rencana presiden yang menginginkan hal tersebut dengan mengurangi dividen BUMN,” ujar Sri usai bertemu dengan Jokowi di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (6/1).
ISEI menurut Sri mendukung kebijakan pemerintah yang ingin menggiatkan pembangunan infrastruktur tidak saja dengan memangkas dividen BUMN tetapi juga mengurangi subsibi BBM dan mengalokasikannya untuk infrastruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT