Sementara di kelompok 15 negara dengan biaya hidup tertinggi, yang paling mahal biaya hidupnya adalah Swiss. Kelompok ini didominasi negara-negara Eropa, yaitu Norwegia, Denmark, Inggris, Irlandia, Luxemborg, Finlandia, Prancis, dan Belgia.
Numbeo adalah situs yang berisi berbagai macam data harga dari berbagai kota dan negara, hasil kontribusi lebih dari 187 ribu pengguna situs itu. Menurut data per Kamis (22/1), situs ini telah memiliki database 1.565.649 macam harga dari 4.941 kota di seluruh dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks ini dibuat oleh Numbeo berdasarkan data-data dari harga barang-barang konsumtif, penyewaan apartemen, harga barang-barang grosir, tarif makanan di restoran, dan daya beli lokal.
Bagaimana dengan Indonesia?
Harga barang konsumtif di Indonesia 39,35 persen lebih murah. Sewa akomodasi 13,85 lebih murah. Harga barang-barang grosir 44,12 persen lebih murah. Harga makanan di restoran 21,91 persen lebih murah. Sementara daya beli lokal adalah 26,01, yang artinya penduduk Indonesia dengan pendapatan rata-rata mampu membeli 26,01 persen lebih sedikit barang dan jasa dibandingkan penduduk New York dengan pendapatan rata-rata. (ded/nez)