"Sesuai keputusan, kami bayarkan dividen tahun 2014 sebesar Rp7,27 triliun, atau setara 30 persen laba dari tahun lalu. Pembagian dividen akan diberikan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan," ujar Direktur Utama BRI yang baru Asmawi Syam dalam RUPS Tahunan 2015 perseroan di kantor pusat BRI, Jakarta, Kamis (19/3).
Selain pemberian dividen, perolehan laba tahun lalu juga akan digunakan dalam mendukung investasi sebesar Rp 2,67 triliun atau setara 11 persen laba di tahun lalu. Sedangkan sisanya untuk menambah laba ditahan BRI.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Atas kinerja itu meraih beberapa penghargaan baik nasional dan internasional kita. Kita akan lebih tingkatkan kembali untuk kedepannya," ujar Asmawi.
Melalui kepengurusan baru, Perseroan juga siap untuk terus memberikan value added yang terbaik kepada seluruh pemangku kepentingan, serta lebih siap lagi dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan dilaksanakan pada akhir tahun 2015.
Menanggapi implementasi MEA terutama di sektor perbankan, BRI akan tetap mempertahankan fokus ekspansi bisnis di pasar domestik terutama dengan memperluas jaringan kerja bisnis mikro, namun tidak menutup kemungkinan untuk memperluas akses layanan terutama di kawasan regional ASEAN.
Strategi perusahaan tersebut akan diterjemahkan lebih spesifik dalam strategi bisnis yang terdiri dari strategi aset, pendanaan, permodalan, fee based income, serta support seperti IT dan sumber daya manusia.