Kurang agresifnya pemerintah dalam meningkatkan target penjualan minyak bumi tersebut, setelah melihat realisasi lifting tahun ini yang sampai Mei 2015 hanya mencapai 752 ribu bph, atau hanya memenuhi 91,15 persen dari target sepanjang tahun ini.
"Kami perkirakan asumsi lifting tahun depan berada di 830 ribu bph untuk low case dan 850 ribu bph untuk high case," ujar Menteri ESDM Sudirman Said di Gedung DPR, Jakarta, Senin (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami memang tidak bisa memprediksi secara pasti soal harga karena siapapun dia, baik itu Menteri dan perusahaan energi mengakui sangat sulit memperkirakan harga. Tapi yang sekarang menjadi tugas kami adalah menjaga agar semua berjalan dengan asumsi bawah dan atas yang sudah disiapkan," ujar Sudirman.
Berikut adalah sejumlah asumsi dasar yang diusulkan Kementerian ESDM dalam Rancangan APBN 2016:
1. ICP: US$ 60-80
2. Lifting Minyak Bumi: 830 ribu-850 ribu bph
3. Lifting Gas Bumi: 1.100 ribu-1.200 ribu boepd
4. Volume BBM Subsidi
- Minyak tanah: 0,7 juta kl
- Solar: 16,82 juta-17,22 juta kl
5. Volume elpiji 3 kg: 6,6 juta ton (gen)