Garuda pun menambah kapasitas di lima kota yang cukup besar, yaitu Surabaya (dua kali Boeing 747-400), Denpasar (dua kali Boeing 747-400, dan Batam (dengan Airbus A330). Penerbangan ekstra juga diberikan untuk tujuan Semarang dan Pontianak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebakaran yang terjadi di Terminal 2E Bandar Udara Soekarno-Hatta, Minggu (5/7) kemarin, membuat kelabakan maskapai Garuda Indonesia. Selain pembatalan penerbangan, para penumpang maskapai itu pun harus merasakan keterlambatan.
Karena kebakaran itu, dampaknya terasa pada 179 penerbangan Garuda pada hari itu. Sejumlah penerbangan bahkan harus dibatalkan. Garuda, kata dia, harus memastikan ketersediaan kru kokpit dan kabin.
“Tentu itu berdampak pada penumpang,” katanya lagi.
Arif mengatakan akibat peristiwa itu, para penumpang diberikan pilihan, melakukan refund, atau menjadwal ulang penerbangan. Sementara yang terpaksa harus menginap, Garuda menanggung penginapannya di hotel.
Dampaknya juga merembet ke jaringan penerbangan Garuda Indonesia di bandar udara lain. (ded/ded)