“Pidatonya normatif sekali ya. Selain itu, pelaku pasar sepertinya tidak terlalu menghiraukan omongan pada saat ini. Kami lebih memilih melihat hasilnya. Realisasinya,” ujar Kepala Riset PT First Asia Capital David Sutyanto saat dihubungi CNN Indonesia.
Ia menyatakan, saat ini pelaku pasar menunggu langkah tim ekonomi dalam kabinet Jokowi yang baru saja mengalami perombakan. Menurutnya, ada beberapa hal yang disoroti pelaku pasar terkait dengan reshuffle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
David menjelaskan, saat ini pelaku pasar berharap pemerintah bisa menyerap anggaran belanja dengan maksimal. Jika pun gagal, sebaiknya pemerintah memberikan stimulus kepada pasar.
“Apalagi, kedua sentimen tersebut adalah sinyal perang mata uang. China telah memperingatkan AS untuk tidak gegabah menaikkan suku bunga. Akhirnya kita berada dalam ketidakpastian,” jelasnya.
Sebelumnya, Kepala Riset PT NH Korindo Securities Reza Priyambada menyatakan salah satu sentimen yang dinanti para investor pasar modal hari ini adalah pidato nota keuangan RAPBN 2016 yang akan dibacakan oleh mantan Walikota Solo tepat pukul 14.00 WIB nanti.
“Jika dalam pidatonya Jokowi mampu mengembalikan kepercayaan pasar, maka mulai positifnya laju bursa saham Asia yang kemarin memberi sentimen positif bagi IHSG diharapkan akan berlanjut,” jelasnya dalam riset. (gen)