Ekonom Mandiri Sekuritas, Aldian Taloputra mengatakan pihaknya menilai paket ketiga tersebut masih fokus pada sisi investasi. Pasalnya, ia menilai dalam kebijakan pemangkasan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), efek utamanya lebih ke beban logistik.
“Misalnya, penurunan harga solar bersubsidi diprediksi akan lebih berdampak pada penurunan beban logistik, dibandingkan dengan daya beli. Kondisi itu terjadi karena premium berporsi 69 persen dari total BBM transportasi sedangkan solar hanya 15 persen,” ujarnya dalam riset, Kamis (8/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sehingga, dampaknya pada inflasi sangat minor yaitu 0,004 ppt. Sementara itu, penurunan harga gas, diskon tarif listrik, dan pelonggaran aturan transaksi tanah merupakan usaha untuk memberikan insentif investasi dan juga memberikan beberapa pelonggaran pada sektor swasta di tengah kondisi ekonomi yang sedang tertekan,” jelasnya.
Secara keseluruhan, menurutnya kebijakan ketiga saat ini memiliki dampak stimulus yang lebih cepat pada ekonomi. Meskipun demikian, ia menilai implementasi prosesnya akan lebih mudah dan lebih cepat pada hak mengakuisisi lahan dan sisanya akan dilihat nanti.